Pencarian

Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Libatkan Seniman dari Empat Negara, Digelar 3-5 Juli

Sabtu, 04 Juli 2026 • 13:49:01 WIB
Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Libatkan Seniman dari Empat Negara, Digelar 3-5 Juli
Kenduri Seni Melayu Batam 2026 menghadirkan seniman dari Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand.

BATAM — Pagelaran seni budaya Melayu bertajuk Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 akan berlangsung pada 3-5 Juli di Batam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata menyebutkan, acara ini melibatkan seniman dari empat negara tetangga, yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand.

"Kenduri Seni Melayu sudah beberapa kali masuk dalam Karisma Event Nusantara. Sebuah capaian penting karena bukan hal yang mudah untuk dikurasi oleh 14 kurator dari berbagai event di Indonesia," kata Ardiwinata di Batam, Sabtu.

Maestro Tari Internasional hingga Zapin dari Sabah

Sejumlah nama besar akan meramaikan panggung KSM 2026. Dari Malaysia, hadir penyanyi Ruslan Madun yang dikenal lewat lagu Lemak Manis Ala Amboy-Amboy. Sementara dari Indonesia, maestro tari internasional Didik Nini Thowok akan tampil untuk pertama kalinya di Kenduri Seni Melayu Batam.

Disbudpar Batam juga mengundang mahasiswa untuk belajar langsung dari para maestro. "Harapannya ini menjadi inspirasi dan mendorong lahirnya lebih banyak akademisi maupun pelaku seni yang bergerak di bidang kebudayaan Melayu," ujar Ardiwinata.

Dari Sabah, Malaysia, rombongan Kumpulan Sanggar Tari membawa Tari Zapin yang biasa ditampilkan pada acara-acara besar di negeri jiran. "Sabah mengikuti Kenduri Seni Melayu di Batam. Kami membawa Tari Zapin dengan delapan penari terbaik," kata Ketua sanggar, Meimei.

60 Pertunjukan dan Warisan Budaya Tak Benda

Selain peserta mancanegara, sejumlah sanggar dari berbagai daerah di Indonesia juga berpartisipasi, termasuk Sanggar Tari Laksamana dari Pekanbaru, Riau. Total akan ada sekitar 60 pertunjukan seni yang digelar selama tiga hari.

Beberapa pertunjukan unggulan yang akan ditampilkan antara lain Tari Jogi—warisan budaya tak benda Kota Batam—pertunjukan silat Melayu, Joget Kenangan Manis, hingga demonstrasi membatik dan live painting.

Panggung Identitas Melayu di Gerbang Utama Indonesia

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata Hafiz Agung Rifai menilai Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Menurutnya, Kenduri Seni Melayu bukan sekadar ekspresi seni, tetapi juga panggung untuk memperkenalkan jati diri Melayu kepada dunia.

"Kami mengharapkan KSM ini terus memperkuat posisi Batam sebagai gerbang pariwisata budaya sekaligus memperkenalkan identitas Melayu ke tingkat internasional," pungkas Ardiwinata.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks