KEPULAUAN RIAU — Program company visit Asmo Sulsel di Disdukcapil Ambon pekan lalu bukan acara seremonial biasa. Dalam satu lokasi, mereka menggabungkan tiga hal: pengenalan produk, layanan purna jual langsung, dan test ride motor listrik. Untuk instansi yang selama ini kesulitan akses bengkel resmi di luar Makassar, format seperti ini terasa lebih praktis.
47 Pegawai, 26 Servis Gratis, 1 Motor Listrik
Kegiatan berlangsung di lingkungan Disdukcapil Kota Ambon. Sebanyak 47 pegawai mengikuti sesi pengenalan produk dan program Group Customer — skema pengadaan kendaraan operasional khusus instansi pemerintah dan perusahaan. Honda menawarkan kemudahan proses pengadaan, layanan purna jual, plus penawaran harga khusus untuk pembelian institusi.
Yang menarik, 26 unit motor milik karyawan mendapat perawatan langsung dari teknisi Honda. Layanan servis kunjung gratis ini mencakup pengecekan rutin, ganti oli, dan penyetelan komponen — tanpa harus antre di bengkel. Dealer Ambon Sakti Motor sebagai mitra lokal yang menghadirkan unit pameran.
Honda EM1 e:: Daya Tarik Utama di Sesi Test Ride
Peserta diberi kesempatan mencoba langsung Honda EM1 e: di area kantor. Motor listrik perdana Honda ini memang jadi magnet tersendiri — apalagi di kota seperti Ambon yang belum banyak terekspos kendaraan listrik roda dua. Sayangnya, tidak ada data spesifik soal jarak tempuh atau waktu pengisian daya yang disampaikan dalam sesi ini. Pengalaman berkendara lebih ke pengenalan awal: akselerasi halus, tanpa getaran mesin, dan handling ringan khas skutik listrik.
Group Customer: Bukan Sekadar Jualan Motor
Group Customer Supervisor Asmo Sulsel, Syarif Hidayatullah, bilang program ini dirancang untuk memberi kemudahan instansi mengenal produk dan layanan Honda secara langsung. “Kami juga menghadirkan layanan bernilai tambah seperti servis kunjung dan kesempatan mencoba langsung teknologi terbaru Honda,” ujarnya. Marketing Manager Asmo Sulsel wilayah Sulawesi Tenggara dan Ambon, Elang Samodra, menambahkan bahwa kegiatan ini bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan Honda di Ambon dan sekitarnya.
Yang patut dicatat: model layanan seperti ini belum banyak dilakukan merek lain di luar Jawa. Bagi ASN atau pegawai instansi di Ambon, servis langsung di kantor tanpa potong cuti adalah nilai tambah nyata.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
- Test ride terbatas: area kantor tidak memungkinkan akselerasi penuh atau simulasi kondisi jalan sesungguhnya. Kesan awal EM1 e: hanya sebatas handling low-speed.
- Infrastruktur charging tidak dibahas: tidak ada info soal ketersediaan SPKLU di Ambon atau skema pengisian daya untuk pemakaian harian — penting bagi instansi yang serius beralih ke motor listrik.
- Harga dan skema pembelian institusi tidak diungkap: program Group Customer menjanjikan penawaran khusus, tapi detail nominal atau cicilan tidak disebut dalam kegiatan ini.
- Layanan servis kunjung hanya gratis di lokasi: belum jelas apakah program serupa bisa diakses instansi lain di luar jadwal company visit.
Kesimpulan: Cocok untuk Instansi yang Ingin Coba Motor Listrik Tanpa Repot
Program company visit Asmo Sulsel di Disdukcapil Ambon membuktikan bahwa pendekatan layanan langsung ke kantor masih efektif, terutama untuk memperkenalkan teknologi baru seperti motor listrik. Honda EM1 e: jadi pintu masuk yang baik — ringan, senyap, dan mudah dikendarai. Tapi untuk benar-benar jadi kendaraan operasional andalan, masih perlu kepastian soal infrastruktur pengisian dan biaya perawatan jangka panjang. Buat instansi yang penasaran dengan motor listrik tanpa mau ribet urus bengkel, program seperti ini patut dicoba.