KEPULAUAN RIAU — Geely Auto Indonesia resmi memamerkan lini kendaraan elektrifikasinya di GIIAS Surabaya 2026. Tiga model yang dibawa adalah Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i — masing-masing punya segmen dan target konsumen yang berbeda di pasar Jawa Timur.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Populasi mobil penumpang di Jawa Timur mencapai 5,58 juta unit, angka yang membuat pabrikan asal China ini melihat peluang besar memperluas adopsi kendaraan listrik.
“Di Jawa Timur, kami melihat peluang besar untuk memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi melalui pilihan produk yang sesuai kebutuhan konsumen, mulai dari mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh,” ujar Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso.
Alasan Geely Incar Jatim: Populasi Mobil 5,58 Juta Unit
Jawa Timur bukan pasar kelas dua. Dengan populasi kendaraan penumpang di atas 5 juta unit, wilayah ini menempati posisi strategis dalam peta penjualan otomotif nasional. Geely menilai konsumen di sini membutuhkan opsi elektrifikasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga praktis untuk mobilitas harian maupun perjalanan antar kota.
Langkah ini sekaligus menguji daya saing Geely melawan pemain listrik lain yang sudah lebih dulu mapan di Indonesia. Strateginya: tawarkan harga agresif dan garansi panjang.
EX2 Rp248,9 Juta: Small EV Terlaris Dunia dengan Radius Putar 4,95 Meter
Bintang utama panggung Geely di GIIAS Surabaya adalah EX2, mobil listrik perkotaan yang mengklaim status small EV terlaris di dunia. Harganya mulai Rp248,9 juta untuk varian Pro dan Rp278,9 juta untuk varian Max, keduanya dengan status OTR Surabaya.
Mobil mungil ini dirancang untuk kemudahan manuver di perkotaan. Radius putarnya hanya 4,95 meter, cukup untuk berbelok di gang sempit atau putar balik di jalan yang tidak terlalu lebar. Biaya perawatan juga ditekan, sekitar Rp1,4 juta per tahun.
Setiap pembelian EX2 sudah termasuk wall charger dan portable charger, jadi konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk perangkat pengisian daya di rumah.
EX5 vs Starray EM-i: Pilihan Murni Listrik vs Plug-in Hybrid
Bagi yang menginginkan SUV listrik murni, EX5 bisa jadi jawaban. Mobil ini diklaim punya daya jelajah hingga 495 km berdasarkan siklus NEDC, cukup untuk perjalanan Surabaya–Bali tanpa khawatir kehabisan baterai di perjalanan. Harganya mulai Rp472 juta, dan yang menarik, baterainya mendapat garansi seumur hidup.
Sementara untuk pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh ke luar pulau atau daerah dengan infrastruktur charging terbatas, Geely menyiapkan Starray EM-i. Model plug-in hybrid ini dibanderol Rp504 juta dan mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian penuh.
Perbedaan pendekatan ini penting. EX5 menjawab kebutuhan harian dengan biaya operasional listrik murni, sedangkan Starray jadi jembatan bagi konsumen yang belum sepenuhnya nyaman dengan infrastruktur pengisian daya.
Jaringan Dealer dan Test Drive di GIIAS
Geely tidak hanya menjual mobil, tapi juga memastikan layanan purnajual tersedia. Di wilayah Surabaya, Malang, dan sekitarnya, sudah ada empat diler 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang siaga melayani konsumen.
Pengunjung GIIAS Surabaya 2026 bisa mencoba langsung ketiga model ini di area test drive hingga 30 Agustus. Ini kesempatan untuk merasakan karakter berkendara masing-masing model sebelum memutuskan pembelian.