Pencarian

Andrew Andika Batal Ajak Istri Babymoon ke Bali, Ini Alasannya demi Kehamilan 8 Bulan

Selasa, 08 September 2026 • 09:07:31 WIB
Andrew Andika Batal Ajak Istri Babymoon ke Bali, Ini Alasannya demi Kehamilan 8 Bulan
Andrew Andika membatalkan rencana babymoon ke Bali demi menjaga kesehatan istrinya yang tengah hamil delapan bulan.

KEPULAUAN RIAU — Kabarnya, Andrew Andika dan Violentina Kaif sebenarnya sudah menyiapkan rencana manis untuk menikmati momen terakhir sebelum buah hati pertama mereka lahir. Pulau Dewata menjadi destinasi pilihan untuk agenda babymoon tersebut. Namun, kondisi lingkungan yang tidak bersahabat memaksa rencana indah itu batal total.

Kesehatan Violentina yang sedang hamil besar menjadi prioritas utama. Andrew mengaku tidak mau mengambil risiko dengan membawa istrinya keluar rumah di tengah udara yang dipenuhi partikel abu vulkanik. Apalagi, kondisi Vio—sapaan akrabnya—sudah mudah lelah di usia kehamilan yang menginjak delapan bulan ini.

Abu Vulkanik Sampai Masuk ke Dalam Rumah

Kekhawatiran Andrew bukan tanpa alasan. Paparan abu vulkanik ternyata cukup terasa hingga ke area dalam rumah mereka di kawasan Bogor. Hal ini membuat Andrew dan Vio memilih untuk mengunci diri di rumah demi keamanan.

"Di rumah kena (abu vulkanik). Ini lagi banyak debu, terus jadi takut keluar ya. Jadi pengen di rumah aja gitu. Terus pintu juga ditutup-tutupin gitu. Karena lumayan kerasa juga di rumah abu-abunya," ungkap Andrew Andika di kawasan Bogor, Jawa Barat belum lama ini.

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Ibu Hamil?

Keputusan Andrew dan Vio untuk membatalkan perjalanan dan tetap di rumah sejalan dengan saran para ahli kesehatan. Partikel abu vulkanik yang sangat halus bisa terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Bagi ibu hamil, sistem imun yang cenderung lebih lemah membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan pernapasan seperti iritasi tenggorokan, batuk, hingga kesulitan bernapas.

Kondisi ini tentu berisiko pada janin karena bisa mengurangi pasokan oksigen. Paparan debu dalam jumlah banyak juga berpotensi memicu reaksi alergi atau memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya.

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Saat Kualitas Udara Buruk

Pengalaman Andrew dan Vio ini bisa menjadi pengingat bagi ibu hamil lain yang tinggal di daerah terdampak abu vulkanik atau polusi udara tinggi. Beberapa langkah sederhana bisa dilakukan untuk melindungi diri dan janin.

  • Batasi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker N95 jika terpaksa keluar.
  • Tutup rapat jendela dan pintu rumah untuk meminimalkan partikel debu masuk.
  • Gunakan penyaring udara atau air purifier di ruangan yang paling sering digunakan.
  • Perbanyak minum air putih untuk membantu membersihkan tenggorokan dari iritasi.
  • Segera konsultasikan dengan dokter kandungan jika muncul keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau nyeri dada.

Babymoon Bisa Ditunda, Kesehatan adalah Prioritas

Meski rencana liburan spesialnya batal, keputusan Andrew untuk mengutamakan kesehatan istri dan calon buah hatinya patut dihargai. Momen babymoon sebenarnya bisa dilakukan kapan saja setelah kondisi membaik dan Vio merasa lebih fit.

Yang terpenting saat ini adalah memastikan ibu dan janin tetap sehat dan nyaman di rumah. Memilih di dalam rumah saat kualitas udara sedang tidak baik adalah bentuk kasih sayang dan perlindungan terbaik yang bisa diberikan seorang suami untuk keluarganya.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lifestyle.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks