KEPULAUAN RIAU — Manchester United kehilangan peluang mencetak rekor bersejarah setelah JJ Gabriel memilih membatalkan registrasinya di klub. Gelandang sayap berusia 15 tahun itu kini diincar Real Madrid, dengan Barcelona dan Bayern Munich turut memantau perkembangan sang pemain muda.
Keputusan Gabriel untuk mencabut registrasi di Manchester United mengejutkan banyak pihak di Old Trafford. Pemain yang bergabung sejak usia 11 tahun itu telah menarik perhatian sejumlah klub elite Eropa berkat performa impresifnya di level akademi.
Real Madrid kini berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan Gabriel. Klub ibu kota Spanyol itu menawarkan jalur percepatan menuju sepak bola senior melalui tim B mereka, Castilla, yang berlaga di kasta ketiga Liga Spanyol.
Barcelona dan Bayern Munich Juga Berminat
Barcelona telah lama mengincar Gabriel dan disebut-sebut serius ingin membawanya ke Camp Nou. Bayern Munich juga diketahui mengagumi kemampuan gelandang sayap tersebut.
Gabriel dikabarkan lebih memilih melanjutkan karier di Eropa. Kepemilikan paspor Irlandia menjadi faktor pendukung yang memudahkan proses kepindahannya ke klub-klub Benua Biru.
Manchester United Masih Berharap Gabriel Bertahan
Meski kecewa dengan keputusan Gabriel, pihak Manchester United masih merasa memiliki peluang untuk membalikkan situasi. Klub berjuluk Setan Merah itu menilai hubungan baik yang terjalin sejak Gabriel bergabung di usia 11 tahun bisa menjadi modal untuk mempertahankannya.
Gabriel akan memenuhi syarat untuk menandatangani kontrak sebagai scholar saat genap berusia 16 tahun bulan depan. Setahun berselang, ia bisa meneken kontrak profesional penuh.
Peluang Debut Bersejarah yang Hilang
Andai Gabriel tidak menyampaikan keinginannya untuk pergi, ia seharusnya dipanggil Michael Carrick untuk laga Carabao Cup melawan Brighton pada Rabu. Kesempatan itu bisa membuatnya tercatat sebagai pemain termuda dalam sejarah Manchester United.
Carrick sendiri sempat menyinggung situasi Gabriel setelah kekalahan dari Brighton. Pelatih asal Inggris itu menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan pemain muda di tengah sorotan yang besar.
"Saya pikir kita harus sangat berhati-hati dengan seluruh situasi ini," kata Carrick. "Dia masih anak muda. Dia berusia 15 tahun, dan bagi saya, jelas, dari sudut pandang klub, menjaga pemain muda kami, kesejahteraan mereka, kondisi mereka, eksposur mereka, kita harus benar-benar sadar akan hal itu dalam situasi ini."
Penampilan Gabriel di Tim Utama
Gabriel sempat tampil dalam laga persahabatan pramusim melawan Atlético Madrid di Stockholm. Ia juga rutin berlatih bersama tim utama Manchester United dalam beberapa waktu terakhir.
Perkembangan Gabriel di level akademi memang membuat namanya semakin diperhitungkan. Klub-klub besar Eropa terus memantau situasinya, menjadikan perebutan tanda tangannya sebagai salah satu saga transfer pemain muda yang menarik untuk diikuti.