Pencarian

Prime Natuna EP Temukan Empat Lapisan Hidrokarbon di Blok Natuna A

Sabtu, 26 September 2026 • 11:38:01 WIB
Prime Natuna EP Temukan Empat Lapisan Hidrokarbon di Blok Natuna A
Pengeboran eksplorasi sumur Bekantan-1 di Blok Natuna A menemukan empat lapisan hidrokarbon.

KEPULAUAN RIAU — Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Prime Natuna EP menemukan empat lapisan hidrokarbon pada pengeboran eksplorasi sumur Bekantan-1 di Wilayah Kerja Blok Natuna A, Laut Natuna. Temuan ini menjadi indikasi positif gas yang dikonfirmasi langsung oleh Satuan Tugas Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Keberhasilan pengeboran eksplorasi di perairan Natuna itu memperkuat prospek cadangan gas nasional di wilayah perbatasan utara Indonesia.

Paragraf pembuka: Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan keberhasilan pengeboran sumur Bekantan-1 merupakan bagian dari upaya pemerintah menambah temuan cadangan migas baru di dalam negeri. Pengeboran eksplorasi di Blok Natuna A dijalankan Prime Natuna EP sebagai operator yang memegang kontrak kerja sama dengan pemerintah. Sumur Bekantan-1 menjadi salah satu titik uji utama di wilayah kerja yang selama ini dikenal memiliki potensi gas besar namun belum tergarap optimal.

Empat Lapisan Hidrokarbon di Sumur Bekantan-1

Operasi pengeboran di sumur Bekantan-1 berhasil menjumpai empat lapisan hidrokarbon yang menjadi indikasi positif keberadaan gas. Temuan lapisan-lapisan itu muncul saat rangkaian pengeboran eksplorasi berlangsung di Wilayah Kerja Blok Natuna A, Laut Natuna.

Djoko Siswanto menyebut capaian ini sebagai bagian dari hasil kerja eksplorasi yang tengah dikejar SKK Migas bersama para kontraktor. Pemerintah menargetkan penambahan cadangan migas dari sumur-sumur eksplorasi baru, termasuk di cekungan Natuna yang selama ini dianggap prospektif.

Prime Natuna EP berperan sebagai operator PSC di wilayah kerja tersebut, dengan pemerintah bertindak sebagai pihak yang mengawasi dan mengesahkan hasil operasi melalui SKK Migas.

Mengapa Natuna Jadi Incaran Eksplorasi Gas

Laut Natuna menyimpan potensi gas yang sudah lama dipetakan, tetapi pengembangannya menghadapi tantangan teknis maupun jarak dari infrastruktur yang ada. Blok Natuna A berada di kawasan perbatasan yang secara strategis penting bagi ketahanan energi nasional.

Temuan lapisan hidrokarbon di sumur Bekantan-1 menambah daftar indikasi positif yang bisa menaikkan peluang pengembangan lapangan. Bagi SKK Migas, hasil ini menjadi sinyal bahwa kegiatan eksplorasi di wilayah kerja lama maupun baru masih menyimpan potensi yang layak dikejar.

Keberhasilan pengeboran eksplorasi di Natuna juga relevan bagi upaya pemerintah menahan penurunan produksi migas nasional. Selama bertahun-tahun, produksi siap jual dari sumur-sumur tua terus menurun, sehingga temuan cadangan baru menjadi penopang utama keberlanjutan pasokan gas dalam negeri.

Langkah Selanjutnya Setelah Temuan Awal

Setelah indikasi gas ditemukan, tahap berikutnya adalah evaluasi hasil pengeboran untuk memastikan ketebalan, kualitas, dan potensi komersial dari lapisan-lapisan hidrokarbon yang terjumpai. Evaluasi ini menentukan apakah temuan di sumur Bekantan-1 bisa dilanjutkan ke tahap pengembangan atau memerlukan pengeboran sumur tambahan.

Prime Natuna EP bersama SKK Migas belum mengumumkan besaran estimasi cadangan dari temuan tersebut. Angka pasti biasanya baru dirilis setelah proses pengujian sumur dan kajian teknis selesai dilakukan.

Pemerintah melalui SKK Migas terus mendorong percepatan eksplorasi di sejumlah wilayah kerja, termasuk di perairan Natuna, untuk menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan gas domestik maupun ekspor.

Penutup: Temuan empat lapisan hidrokarbon di sumur Bekantan-1 menjadi kabar positif bagi sektor hulu migas nasional, meski besaran potensinya masih menunggu hasil evaluasi lanjutan. Bagi Prime Natuna EP, keberhasilan ini memperkuat posisinya sebagai operator yang menangani salah satu wilayah kerja paling strategis di perbatasan utara Indonesia.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks