Pencarian

Arus Wisman di Pelabuhan Batam Centre Membludak Akhir Pekan, Kadisbudpar: Sinyal Positif Ekonomi Daerah

Minggu, 09 Agustus 2026 • 20:06:01 WIB
Arus Wisman di Pelabuhan Batam Centre Membludak Akhir Pekan, Kadisbudpar: Sinyal Positif Ekonomi Daerah
Suasana kedatangan wisatawan mancanegara di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre terpantau ramai pada akhir pekan.

BATAM — Aktivitas kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre meningkat signifikan pada Sabtu (8/8/2026). Keramaian ini tidak hanya menjadi barometer kebangkitan pariwisata, tetapi juga berimplikasi langsung pada perputaran uang di sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM setempat.

Ardiwinata menjelaskan bahwa posisi strategis Batam yang didukung aksesibilitas internasional menjadi daya tarik utama bagi pelancong dari negara tetangga. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini diharapkan berdampak pada durasi tinggal wisatawan, bukan sekadar persinggahan singkat.

Konektivitas Internasional Jadi Andalan Utama

Pelabuhan Batam Centre berperan sebagai pintu gerbang utama bagi wisatawan asing yang hendak menikmati liburan akhir pekan di Batam. Kedekatan geografis dengan Singapura dan Malaysia menjadikan jalur laut ini sebagai opsi paling efisien dan diminati.

“Kita melihat aktivitas wisatawan mancanegara di Batam, khususnya pada akhir pekan, cukup ramai. Ini tentu menjadi hal yang positif bagi pariwisata Batam,” ujar Ardiwinata dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, akses yang mudah menjadi modal utama untuk menarik lebih banyak kunjungan. Batam dinilai memiliki keunggulan kompetitif dibanding daerah lain di Indonesia bagian barat karena infrastruktur pelabuhan internasionalnya yang mumpuni.

Diversifikasi Produk Wisata untuk Perpanjang Durasi Kunjungan

Pemerintah Kota Batam tidak hanya mengandalkan posisi geografis. Ardiwinata menyebut pengembangan destinasi dan industri pariwisata yang berdaya saing terus digenjot agar wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk tinggal lebih lama.

Batam menawarkan setidaknya sepuluh jenis wisata, mulai dari wisata sejarah, religi, MICE, kuliner, olahraga, budaya, bahari, belanja, agro, hingga ekowisata. Keragaman ini menjadi senjata utama untuk menopang pendapatan daerah dari sektor jasa.

“Kita terus melakukan promosi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder pariwisata. Berbagai event dan destinasi yang kita miliki juga terus kita dorong agar wisatawan semakin banyak pilihan selama berada di Batam,” katanya.

Dampak Berganda bagi Ekonomi Lokal

Lonjakan wisman pada akhir pekan memberikan efek berantai yang signifikan. Sektor transportasi, pusat perbelanjaan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi pihak yang paling merasakan dampak langsung dari peningkatan kunjungan ini.

Pemkot Batam berkomitmen memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memastikan dampak ekonomi tersebut dapat dinikmati secara merata. Promosi berkelanjutan dan pengembangan event baru menjadi prioritas agar Batam tidak kehilangan daya tarik di mata wisatawan mancanegara.

Ramainya arus wisman di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre membuktikan bahwa konektivitas internasional yang kuat berbanding lurus dengan geliat ekonomi. Dengan strategi promosi yang agresif dan pilihan destinasi yang beragam, Batam terus memperkuat posisinya sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia bagian barat.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ariranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks