Pencarian

Sensus Ekonomi 2026 di Batam Capai 90 Persen, BPS Kejar Responden di 400 Ribu Keluarga dan Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 • 15:37:31 WIB
Sensus Ekonomi 2026 di Batam Capai 90 Persen, BPS Kejar Responden di 400 Ribu Keluarga dan Usaha
Petugas BPS Kota Batam melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di sebuah kawasan permukiman warga.

BATAM — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam tengah berupaya menuntaskan sisa pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang belum terjangkau petugas. Hingga pertengahan Agustus 2026, realisasi pencacahan telah menyentuh angka 90 persen dari total target yang mencakup lebih dari 400 ribu keluarga dan unit usaha di kota tersebut.

Kepala BPS Kota Batam Devi Indriastuti menyatakan percepatan terus dilakukan mengingat tenggat waktu penyelesaian sensus jatuh pada akhir Agustus 2026. Petugas saat ini masih disibukkan dengan penelusuran responden yang sulit ditemui serta unit usaha yang belum memberikan data.

Sektor Usaha dan Rumah Mewah Jadi Kendala Lapangan

Devi mengungkapkan, sejumlah sektor usaha masih belum mencapai target 100 persen. Beberapa di antaranya adalah industri pengolahan, konstruksi, serta aktivitas hukum dan kegiatan terkait.

“Di sisi sektor usaha, beberapa sektor masih belum mencapai target 100 persen, terutama industri pengolahan, konstruksi, serta aktivitas hukum dan kegiatan terkait,” kata Devi saat dikonfirmasi di Batam, Jumat.

Kendala serupa juga ditemui dalam pendataan keluarga. Petugas kesulitan mengakses sejumlah kawasan dengan akses terbatas serta permukiman yang penghuninya jarang berada di rumah, termasuk perumahan mewah.

BPS Tempuh Rapat Evaluasi dan Briefing Rutin untuk Kejar Target

Untuk mempercepat penyelesaian pendataan, BPS Kota Batam menggelar sejumlah langkah strategis. Sosialisasi berkelanjutan, pendampingan pengisian kuesioner bagi pelaku usaha, hingga koordinasi dengan asosiasi dan instansi terkait terus diperkuat.

“Kami juga melakukan weekly briefing setiap Jumat untuk memantau perkembangan pendataan dan mengevaluasi kendala yang ditemukan petugas di lapangan,” ujarnya.

Seluruh pegawai BPS Kota Batam dikerahkan dalam pendataan ini, dengan dukungan tambahan pegawai BPS Provinsi Kepulauan Riau. Pada 10 Agustus 2026, BPS Kota Batam bersama Pemerintah Kota Batam juga telah menggelar rapat evaluasi yang dihadiri jajaran pemda, BP Batam, camat se-Kota Batam, Kadin, dan Apindo setempat.

Jaminan Kerahasiaan Data untuk Responden yang Belum Terdata

BPS memastikan data yang diberikan responden tidak berkaitan dengan kewajiban perpajakan. Kerahasiaan data dijamin sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat tidak perlu ragu menerima petugas.

“Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha masih diperlukan untuk menyelesaikan pendataan, terutama bagi responden yang belum memberikan informasi kepada petugas. Jangan khawatir untuk memberikan data kepada petugas karena pendataan SE 2026 tidak berkaitan dengan kewajiban perpajakan,” kata Devi.

Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini dinilai penting untuk memotret kondisi dan struktur perekonomian Kota Batam. Devi berharap partisipasi aktif dari masyarakat dan pelaku usaha dapat memperlancar proses pendataan yang tersisa.

“Kami berharap partisipasi aktif dari masyarakat dan para pelaku usaha untuk dapat menerima petugas serta memberikan informasi yang dibutuhkan,” tambah dia.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks