TANJUNGPINANG — Warga Gang Diana, RT 003 RW 001, Kelurahan Bukit Cermin, Tanjungpinang, digegerkan dengan penemuan mayat pria berinisial HS di dalam kamar rumahnya, Selasa (18/8/2026) malam. Kondisi jasad korban sudah membusuk dan membengkak saat pertama kali ditemukan.
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Malimta Bangun, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Pihaknya menerima informasi sekitar pukul 20.50 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kronologi Penemuan: Berawal dari Bau Menyengat
Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah warga sekitar mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari arah rumah korban. Penasaran dengan sumber bau tersebut, sejumlah warga kemudian memeriksa ke dalam rumah dan menemukan HS sudah terbaring tak bernyawa.
Saat ditemukan, posisi korban terlentang di atas kasur. Kondisi tubuhnya sudah kaku, membiru, dan membengkak. Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga HS telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum jasadnya ditemukan.
Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Visum
Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian HS. Tim medis masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jasad korban.
"Belum diketahui penyebabnya, kami menunggu hasil visum, jenazah sudah dibawa ke RSUP Raja Ahmad," ujar Malimta Bangun.
Setelah proses olah tempat kejadian perkara selesai dilakukan, jasad HS langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk keperluan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Imbau Warga Laporkan Informasi
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban. Masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini diminta untuk menyampaikannya kepada pihak berwenang guna mempercepat proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat mengingat korban ditemukan dalam kondisi yang sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan pertolongan pertama. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian antarwarga terhadap kondisi tetangga di lingkungan sekitar.