KEPULAUAN RIAU — Indonesia turun ke peringkat 20 klasemen medali Asian Games 2026 per pukul 16.30 WIB, setelah sempat menempati posisi 15 pada siang hari. Tambahan emas dari sejumlah negara Asia Tenggara menjadi penyebab utama pergeseran tersebut.
Kontingen Indonesia masih mengumpulkan delapan medali hingga sore ini. Rinciannya, satu perak dari teqball, dua perunggu dari karate, satu perunggu dari teqball, satu perunggu dari MMA, dua perunggu dari wushu, dan satu perunggu dari soft tenis.
Posisi Indonesia tergerus karena empat wakil Asia Tenggara berhasil menambah emas. Malaysia mendulang emas dari karate, Myanmar dari teqball, dan Vietnam dari karate. Thailand sudah mengoleksi empat emas, tiga di antaranya dari teqball dan satu dari MMA.
China Masih Kokoh di Puncak dengan 30 Emas
China belum tergoyahkan di peringkat pertama dengan 30 emas. Jepang, yang berstatus tuan rumah, menyusul di posisi kedua sementara dengan sembilan emas.
Dominasi China terlihat dari konsistensi perolehan medali di berbagai cabang. Jepang sebagai tuan rumah masih berusaha mengejar, namun selisih emas cukup jauh.
Angkat Besi, Panjat Tebing, dan Bulutangkis Jadi Harapan
Sejumlah atlet andalan Indonesia belum turun bertanding. Cabang-cabang yang diharapkan menyumbang emas adalah angkat besi, panjat tebing, dan bulutangkis.
Bulutangkis saat ini masih memainkan nomor per regu. Tim putri sudah melangkah ke perempatfinal, membuka peluang Indonesia menambah medali dari sektor ini.
Perolehan medali Indonesia masih bisa berubah seiring berjalannya pertandingan di berbagai venue. Beberapa nomor final dijadwalkan berlangsung pada malam hari ini.