Babinsa Koramil 04/Letung Kodim 0318/Natuna, Serda R.A. Binran Bol Hutabarat, mendatangi kediaman Ibu Sumarni di Jalan M. Said, Dusun II, Desa Landak, untuk menggelar komunikasi sosial (komsos) bersama para nelayan. Dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.45 WIB itu, hadir sejumlah nelayan seperti Adi, Zakar, dan Amir.
Menanggapi keluhan mahalnya harga sparepart, Serda Binran menyarankan para nelayan agar mulai menyiapkan stok material penting meski penggunaannya tidak terlalu sering. Langkah ini, kata dia, untuk mengantisipasi kerusakan mendadak saat melaut yang bisa membahayakan keselamatan.
"Saya minta bapak-bapak selalu periksa kondisi mesin dan perlengkapan boat sebelum berangkat. Bawa cadangan peralatan seperti gasket, pipa minyak, dan baut yang rawan rusak," ujar Serda Binran dalam dialog yang berlangsung santai tersebut.
Para nelayan mengaku bahwa hampir semua kebutuhan perbaikan mesin boat atau pompong harus dipesan dari Tanjungpinang, ibukota Provinsi Kepri. Proses pengiriman sangat bergantung pada jadwal kapal ferry menuju Anambas yang tidak bisa diandalkan setiap hari, membuat waktu tunggu menjadi lama dan tidak menentu.
Kondisi geografis Kepulauan Anambas yang terpencil memang menjadi tantangan tersendiri. Tidak seperti di daratan Sumatera atau Jawa, toko sparepart marine tidak tersebar di setiap pulau. Akibatnya, ketika mesin rusak di tengah laut, nelayan seringkali harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan suku cadang pengganti.
Di luar soal teknis permesinan, Serda Binran menegaskan bahwa kegiatan komsos ini bertujuan menjaga hubungan silaturahmi yang harmonis antara TNI dan masyarakat nelayan. Ia meyakini, tugas pembinaan wilayah hanya bisa berjalan lancar jika komunikasi dengan warga terjaga dengan baik.
Babinsa juga mengingatkan agar masyarakat segera melapor kepada Babinsa, Babinpotmar, atau Bhabinkamtibmas apabila terjadi hal-hal menonjol di lingkungan sekitar. Langkah ini, menurutnya, penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Desa Landak yang merupakan salah satu sentra nelayan di Kecamatan Jemaja.