BATAM — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Arafah 1 Asrama Haji Batam Centre saat rombongan jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Batam tiba. Mereka adalah bagian dari 445 orang yang tergabung dalam kloter tersebut, termasuk petugas haji, yang kini telah kembali ke kampung halaman masing-masing.
Empat wilayah di Kepri menjadi asal para jemaah: Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga. Dari total keseluruhan, sebanyak 442 orang berhasil kembali ke Batam dengan selamat.
Firmansyah, yang hadir mewakili Pelaksana Harian Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, menyampaikan ucapan selamat datang secara langsung. Ia menekankan bahwa predikat haji mabrur bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab sosial yang harus dijalankan di tengah masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kota Batam dan Ibu Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan membawa predikat haji mabrur serta keberkahan bagi keluarga dan masyarakat," ujar Firmansyah.
Dalam sambutannya, Firmansyah berharap nilai-nilai yang dipetik selama di Tanah Suci—kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan—tetap melekat dalam keseharian para jemaah. Ia menilai, para haji memiliki peran strategis sebagai panutan di lingkungan masing-masing.
"Sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman serta semangat persaudaraan harus terus dijaga," pesannya.
Firmansyah juga menyoroti kerja keras para petugas haji dan panitia yang telah memberikan pelayanan maksimal, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah asal. Ucapan terima kasih disampaikan langsung di hadapan para jemaah yang masih tampak bersahaja dengan pakaian ihram dan atribut haji.
Kedatangan kloter pertama ini menandai dimulainya gelombang pemulangan jemaah haji asal Kepri. Rombongan selanjutnya dijadwalkan menyusul dalam beberapa pekan ke depan melalui Debarkasi Batam.