BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan dukungan resmi terhadap penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026. Ajang sepak bola usia dini ini dirancang tidak hanya sebagai wadah pembinaan talenta muda, tetapi juga untuk menggenjot sektor wisata olahraga dan memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dengan Singapura, Brunei Darussalam, serta Malaysia.
Kepala BP Batam yang juga merangkap sebagai Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas inisiatif festival tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi olahraga.
"Kami mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan persahabatan antarnegara, sekaligus mendorong pertumbuhan wisata olahraga dan melahirkan bibit-bibit muda sepak bola Batam yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujar Amsakar.
Melalui festival ini, Batam diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi olahraga. Dampak positifnya diperkirakan akan terasa di sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Posisi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas yang berada di jalur strategis Asia Tenggara dinilai menjadi modal utama untuk menjadi tuan rumah agenda internasional semacam ini.
Rangkaian kegiatan akan dibagi dalam beberapa tahap. Batam Grassroot Football Festival untuk kategori U-8, U-10, dan U-12 dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal.
Selanjutnya, Batam Grassroot Football International akan digelar pada 14–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas. Puncak acara, Batam International Football Series, akan mempertemukan Batam Premier FC, Garuda Yaksa FC, Singapore FC, dan Johor FC pada 22–23 Agustus 2026 di lokasi yang sama.
Salah satu daya tarik turnamen ini adalah partisipasi Garuda Yaksa FC, klub yang merupakan binaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Klub tersebut dikelola oleh Wakil Manajer yang juga menjabat sebagai Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis.
Kehadiran Garuda Yaksa FC diharapkan mampu menginspirasi lahirnya generasi baru pesepak bola Indonesia, khususnya di Batam. Hal ini sekaligus menambah semarak persaingan antar klub dari empat negara sahabat. ***