SPPG Batam Kembali Salurkan Makan Bergizi Gratis Mulai 20 Juli, 257 Ribu Pelajar dan 51 Ribu Ibu Hamil Jadi Sasaran

Penulis: Bastian Sihombing  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 21:08:54 WIB
Program Makan Bergizi Gratis di Batam kembali beroperasi penuh pada 20 Juli 2026 dengan 139 dapur aktif.

BATAM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam akan kembali beroperasi secara penuh mulai pekan depan. Koordinator Wilayah SPPG Batam, Defri Frenaldi, memastikan seluruh 139 dapur yang telah beroperasi akan aktif serentak pada 20 Juli 2026.

“Kami akan kembali operasional minggu depan. Kita mengikuti kebijakan daerah terkait libur sekolah dan seluruh dapur akan kembali operasional secara serentak,” ujar Defri saat dihubungi di Batam, Rabu.

Mengapa tidak dimulai saat sekolah sudah masuk?

Meski sebagian sekolah telah memulai kegiatan belajar mengajar pekan ini, SPPG menunda distribusi hingga 20 Juli. Defri menjelaskan, keputusan itu diambil agar pelaksanaan MBG berjalan bersamaan di semua sekolah sesuai edaran Dinas Pendidikan Kota Batam.

257.421 pelajar dan 51.030 penerima 3B jadi sasaran

Program MBG di Batam saat ini menjangkau 257.421 pelajar, 51.030 penerima dari kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), serta 17.399 guru sekolah. Untuk kelompok 3B, mekanisme penyaluran masih mengikuti ketentuan lama, yakni dua kali dalam sepekan.

“Ke depan mungkin akan ada juknis baru, tetapi selama belum ada, yang lama masih berlaku,” kata Defri.

Total 148 dapur, 9 belum beroperasi

Dari total dapur SPPG di Batam, 139 dapur telah beroperasi. Sembilan dapur lainnya sudah mengantongi surat keputusan (SK) namun belum mulai beroperasi. Defri belum menyebutkan jadwal operasional dapur tambahan tersebut.

Tidak ada menu spesial untuk hari pertama

SPPG belum merencanakan menu spesial untuk hari perdana pelaksanaan MBG pada 20 Juli mendatang. Seluruh dapur akan kembali menjalankan menu seperti sebelum libur sekolah.

Selama periode libur yang dimulai 29 Juni, layanan MBG berhenti total, baik untuk pelajar maupun kelompok 3B. “Selama periode tersebut, layanan MBG berhenti total, baik untuk pelajar maupun kelompok 3B,” kata Defri. Kelompok 3B tidak menerima pelayanan MBG karena seluruh dapur berhenti beroperasi.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top