KEPULAUAN RIAU — Honda Racing Corporation (HRC) resmi merekrut Fabio Quartararo untuk musim 2027 dan 2028. Pengumuman itu keluar pekan ini, mengonfirmasi juara dunia 2021 akan membalap untuk tim pabrikan Honda seiring dimulainya era baru regulasi 850 cc. “Honda Racing Corporation dengan bangga mengumumkan penandatanganan kontrak dengan @fabioquartararo20 untuk musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2027 dan 2028,” demikian pernyataan resmi HRC.
Quartararo meninggalkan Yamaha setelah musim 2026 dengan catatan gemilang: 11 kemenangan, 32 podium, dan 21 pole position di kelas utama. Rider berusia 27 tahun asal Prancis itu memulai debut MotoGP pada 2019 sebagai rookie yang langsung mencuri perhatian — enam pole position dan tujuh podium di tahun pertamanya. Puncaknya, ia merebut gelar juara dunia pada 2021 dan menjadi runner-up setahun setelahnya.
Kini, babak baru El Diablo dimulai di garasi merah putih Honda. Namun, tantangannya jelas: Honda belum konsisten kompetitif sejak era Marc Marquez mulai meredup. Regulasi 850 cc yang mulai berlaku 2027 bisa menjadi titik nol yang adil bagi semua pabrikan — atau justru menjebak Quartararo jika pengembangan motor baru Honda tidak secepat Ducati atau Aprilia.
Satu pertanyaan besar belum terjawab: siapa rekan setim Quartararo? Honda telah mengumumkan perekrutan David Alonso, pembalap Kolombia yang naik dari Moto2. Namun, posisi Alonso — apakah di tim pabrikan atau tim satelit — belum dijelaskan secara resmi.
Alonso saat ini menjalani musim keduanya di Moto2 dan menempati posisi keempat klasemen sementara 2025 setelah meraih kemenangan perdananya di Grand Prix Hungaria 2025. Sepanjang karier di Moto3 dan Moto2, ia mengoleksi 20 kemenangan, 30 podium, dan 9 pole position. Debutnya dengan motor 850 cc Honda akan dimulai pada sesi tes pasca-musim di Valencia.
Jika Alonso ditempatkan di tim pabrikan, tekanan langsung jatuh ke pundak Quartararo sebagai pembalap senior yang harus membawa arah pengembangan motor. Jika Alonso turun ke tim satelit, Honda masih perlu mencari satu pembalap lagi untuk mengisi kursi kedua tim pabrikan.
Dari sudut pandang strategi, langkah Honda merekrut Quartararo masuk akal: mereka butuh pembalap dengan kecepatan kualifikasi dan konsistensi balap yang terbukti. Namun, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan:
Di sisi lain, keuntungan besar Quartararo adalah usianya yang masih 27 tahun — masih dalam puncak performa fisik dan mental. Jika Honda serius memberikan dukungan teknis penuh, kombinasi ini bisa menjadi ancaman serius bagi Ducati dan Aprilia.
Kepindahan Quartararo ke Honda bukan sekadar transfer biasa. Ini adalah taruhan besar bagi kedua belah pihak. Honda mendapatkan pembalap dengan talenta mentah yang sudah terbukti, sementara Quartararo mendapatkan kesempatan untuk membangun warisan baru di pabrikan yang sedang haus kemenangan.
Yang perlu diwaspadai: jika motor 850 cc Honda tidak langsung kompetitif di tes Valencia dan pra-musim 2027, tekanan akan langsung mengarah ke Quartararo. Publik dan media tidak akan sabar menunggu. Di sisi lain, jika motor langsung cepat, Quartararo bisa kembali ke puncak podium secara reguler.
Untuk penggemar MotoGP Indonesia, keputusan ini membuat musim 2027 layak ditunggu. Satu hal yang pasti: peta kekuatan MotoGP akan berubah total, dan Quartararo menjadi salah satu pion utamanya.