Pencarian

Pemkab Natuna Tuntaskan Penyaluran 188,53 Ton Pupuk Subsidi ke 733 Petani di Pulau Terdepan

Selasa, 21 Juli 2026 • 21:49:31 WIB
Pemkab Natuna Tuntaskan Penyaluran 188,53 Ton Pupuk Subsidi ke 733 Petani di Pulau Terdepan
Pemkab Natuna menuntaskan penyaluran 188,53 ton pupuk subsidi kepada 733 petani di Pulau Serasan, Natuna.

NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna memastikan tidak ada lagi petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi untuk musim tanam ini. Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan DKPP Natuna, Zuriyadi, mengkonfirmasi seluruh proses distribusi telah selesai tanpa hambatan berarti.

"Alhamdulillah pada Jumat (17/7) sudah selesai. Tidak ada hambatan selama prosesnya," katanya kepada Antara, Selasa.

Rincian Pupuk dan Harga yang Diterima Petani

Dari total 188,53 ton yang disalurkan, komposisi terbesar adalah pupuk NPK sebanyak 106,2 ton. Sisanya terdiri dari 36,25 ton pupuk urea dan 46,08 ton pupuk organik. Petani membeli komoditas ini dengan harga yang sudah disubsidi pemerintah pusat melalui APBN.

Harga di tingkat petani tercatat Rp1.800 per kilogram untuk urea, Rp1.840 per kilogram untuk NPK, dan Rp640 per kilogram untuk pupuk organik. Pemkab Natuna turun tangan membantu proses pembelian dan penyaluran agar harga tersebut benar-benar sampai ke tangan petani.

Distribusi ke Serasan: Langsung dari Tanjungpinang, Tak Perlu Memutar

Salah satu tantangan distribusi di Natuna adalah menjangkau pulau-pulau terdepan. Zuriyadi menjelaskan, untuk Kecamatan Serasan yang berada di perbatasan, pupuk dikirim langsung dari Tanjungpinang menggunakan kapal, tanpa singgah ke Pulau Bunguran.

"Untuk penyaluran ke Serasan tidak ke Pulau Bunguran lagi, melainkan langsung dari Tanjungpinang. Ke sana menggunakan kapal," ujarnya. Langkah ini dinilai lebih efisien dan memotong waktu tempuh yang biasanya panjang.

Pengawasan dan Edukasi: Pupuk Subsidi Tidak Boleh Disalahgunakan

Setelah seluruh pupuk tersalurkan, DKPP Natuna tidak tinggal diam. Petugas lapangan bersama penyuluh pertanian akan melakukan pengawasan untuk memastikan pupuk subsidi digunakan sesuai peruntukannya. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembinaan teknis kepada petani.

"Kegiatan itu merupakan rangkaian pembinaan. Pelaksanaannya kami lakukan bersama penyuluh pertanian," kata Zuriyadi. Edukasi mencakup tata cara penggunaan pupuk yang tepat agar hasil panen lebih optimal.

Stimulus Tambahan: Pupuk Gratis dari Pemkab Masih Diproses

Selain pupuk subsidi dari pusat, Pemkab Natuna juga menyiapkan bantuan pupuk gratis yang saat ini masih dalam tahap pengadaan. Zuriyadi menyebut bantuan ini sebagai stimulus untuk mendorong semangat petani meningkatkan produksi sekaligus menekan biaya usaha tani.

"Pupuk subsidi merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Kalau bantuan dari kami masih berproses. Pupuk ini gratis," ujarnya. Dengan biaya produksi yang lebih rendah, diharapkan pendapatan petani di wilayah perbatasan dapat meningkat secara bertahap.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks