Pencarian

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah Siapkan Investasi Rp360 Triliun di Kawasan FTZ, Target Serap 50.000 Tenaga Kerja

Minggu, 19 Juli 2026 • 16:10:22 WIB
Bupati Karimun Ing Iskandarsyah Siapkan Investasi Rp360 Triliun di Kawasan FTZ, Target Serap 50.000 Tenaga Kerja
Bupati Ing Iskandarsyah menyampaikan rencana investasi senilai Rp360 triliun di kawasan FTZ Karimun Anak dan Pongkar.

KARIMUN — Pemerintah Kabupaten Karimun tidak hanya mengandalkan satu sektor dalam mendongkrak perekonomian daerah. Bupati Ing Iskandarsyah mengungkapkan dua pilar strategis tengah digarap bersamaan: memperkuat kolaborasi dengan industri ekstraktif dan memperluas kawasan bebas.

Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Timah telah resmi diteken sebagai pintu masuk penguatan sektor pertambangan. Bupati menegaskan kerja sama ini tidak akan terpusat di satu titik.

Pemerataan Pembangunan Hingga ke Pulau Kundur dan Moro

“Kami merancang kekuatan ekonomi daerah, salah satunya melalui kerja sama dengan PT Timah. Alhamdulillah MoU sudah tercapai. Fokus kami tidak hanya di satu titik, melainkan menyebar secara merata. Kami akan menggeser dan memperluas cakupan pembangunan ke Pulau Kundur,” ujar Ing Iskandarsyah, Minggu (19/7/2026).

Bupati memastikan setiap pulau di Kabupaten Karimun, termasuk Moro dan daerah lainnya, akan mendapatkan porsi pembangunan yang proporsional sesuai rencana strategis daerah.

Investasi Rp360 Triliun di Karimun Anak dan Pongkar

Pilar kedua yang menjadi fokus utama adalah penguatan kawasan FTZ yang mencakup perdagangan, pelabuhan, hingga sektor pelancongan bebas. Pemerintah daerah saat ini tengah mematangkan persiapan investasi untuk pengembangan kawasan Karimun Anak dan Pongkar.

“Kami tengah menyiapkan skema investasi besar di Karimun Anak dan Pongkar. Jika proyek ini terealisasi sepenuhnya, insyaallah akan ada modal masuk senilai kurang lebih Rp360 triliun,” ungkap Bupati.

Lapangan Kerja bagi 50.000 Anak Negeri

Dampak ekonomi dari investasi berskala masif tersebut tidak hanya berhenti pada angka nominal. Bupati Ing Iskandarsyah menyebut proyek ini diproyeksikan membuka peluang kerja yang sangat luas bagi masyarakat lokal.

“Dampaknya sangat signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Kita memproyeksikan sekitar 50.000 orang tenaga kerja dapat terserap nantinya. Inilah tujuan utama kami, yakni membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk anak negeri,” pungkasnya.

Dengan strategi yang mengedepankan kemitraan industri dan optimalisasi kawasan FTZ, Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis dapat mengubah wajah ekonomi daerah menjadi lebih dinamis dan kompetitif. Pemerataan pembangunan hingga ke pelosok pulau menjadi target utama dari kebijakan ini.

Bagikan
Sumber: wartarakyat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks