BINTAN — Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bintan mengikuti Jumbara IV Tingkat Madya dan Wira se-Kabupaten Bintan yang berlangsung di kawasan Pantai Dugong. Ajang ini menjadi wadah bagi para remaja untuk memperdalam keterampilan kepalangmerahan sekaligus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejak dini.
Bupati Bintan Roby Kurniawan yang membuka kegiatan tersebut menilai Jumbara memiliki arti strategis dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan investasi jangka panjang bagi pembentukan sumber daya manusia yang tangguh di daerah.
Panggilan Kemanusiaan Menjadi Fondasi Utama
"Kepalangmerahan adalah panggilan kemanusiaan," ujar Roby di hadapan para peserta, Jumat (4/9/2026).
Orang nomor satu di Bintan itu menyebut bahwa melalui Jumbara, para pelajar ditempa untuk memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Ia meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Ditanamkan ke Peserta
Ketua PMI Bintan Hafizha Rahmadhani Putri menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penguatan kapasitas relawan muda. Ia menjelaskan, PMI memiliki peran strategis untuk membantu pemerintah dalam bidang kemanusiaan dengan relawan sebagai motor penggerak organisasi.
"PMI bertugas membantu pemerintah dalam bidang kemanusiaan, dengan relawan sebagai motor penggerak organisasi," tegas Hafizha.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teknis kebencanaan dan pertolongan pertama. Mereka juga dibekali pemahaman mengenai Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional yang menjadi pedoman dalam setiap aksi kemanusiaan.
Tiga Prinsip Jumbara: Jumpa, Bakti, dan Gembira
Jumbara kali ini mengusung tiga prinsip utama yang menjadi benang merah seluruh rangkaian acara. Prinsip pertama, Jumpa, dimaknai sebagai ruang interaksi dan silaturahmi antar pelajar dari berbagai kecamatan di Bintan.
Prinsip kedua, Bakti, diwujudkan melalui kontribusi nyata para peserta kepada masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Sementara prinsip ketiga, Gembira, menekankan proses belajar yang menyenangkan agar materi yang disampaikan mudah diserap para remaja.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Dugong ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader kemanusiaan yang siap berkontribusi. Apresiasi pun disampaikan kepada PMI Bintan atas komitmen berkelanjutan dalam membina anggota Palang Merah Remaja di daerah itu.