Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin Minta Maaf ke Singapura dan Malaysia Akibat Asap Karhutla

Penulis: Binsar Gultom  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:01:31 WIB
Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin menyampaikan permohonan maaf kepada Singapura dan Malaysia atas dampak asap karhutla.

TANJUNGPINANG — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Wahyu Wahyudin menyampaikan permohonan maaf kepada Singapura dan Malaysia atas asap kebakaran hutan dan lahan yang mengganggu kenyamanan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat di kedua negara. Permintaan maaf itu ia sampaikan pada Minggu (18/10/2026).

Wahyu menegaskan permohonan maaf tersebut disampaikan atas nama pribadi sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Indonesia. Menurutnya, asap karhutla bukan persoalan sepele yang bisa dibiarkan berlalu begitu saja.

Alasan Permintaan Maaf: Asap Bukan Sekadar Masalah Lingkungan

Wahyu menuturkan, persoalan asap menyangkut kesehatan manusia, kualitas udara, kegiatan ekonomi, dan kenyamanan hidup masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Ia menilai dampaknya terasa lintas batas negara, bukan hanya di wilayah Indonesia.

Indonesia, Malaysia, dan Singapura, kata dia, bukan hanya bertetangga secara geografis. Ketiga negara terikat hubungan persaudaraan, sejarah, budaya Melayu, dan semangat kebersamaan sebagai sesama bangsa di kawasan ASEAN.

"Atas nama pribadi dan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas dampak asap kebakaran hutan dan lahan yang berasal dari wilayah Indonesia dan dapat mengganggu kenyamanan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat di negara tetangga," kata Wahyu.

Dorong Kerja Sama Lintas Negara Cegah Karhutla Berulang

Wahyu berharap persoalan asap menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga lingkungan. Ia juga mendorong penguatan kerja sama lintas negara agar kejadian serupa tidak terus berulang.

"Kami berharap persoalan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta memperkuat kerja sama lintas negara agar kejadian serupa tidak terus berulang," tuturnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Kepri itu mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mengambil langkah nyata melindungi lingkungan dan kesehatan generasi mendatang. Menurutnya, pencegahan karhutla butuh keterlibatan semua pihak, bukan hanya pemerintah.

Harapan Hubungan Kepri- Malaysia-Singapura Tetap Terjaga

Wahyu menutup pernyataannya dengan harapan hubungan persaudaraan Indonesia, Malaysia, dan Singapura tetap terjaga. Ia menekankan semangat saling menghormati, saling membantu, dan saling menjaga sebagai sesama bangsa di kawasan.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Semoga hubungan persaudaraan Indonesia, Malaysia, dan Singapura senantiasa terjaga dalam semangat saling menghormati, saling membantu, dan saling menjaga," tambahnya.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: sijoritoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top