KEPULAUAN RIAU — PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) mencatat rasio kecukupan modal atau CAR di kisaran 24,7 persen, jauh di atas ambang batas regulator. Perseroan juga membukukan tren pertumbuhan aset positif selama tiga tahun terakhir. Manajemen menegaskan kondisi permodalan itu menjadi fondasi untuk ekspansi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk Yudi Hamka menyampaikan bahwa indikator utama kesehatan finansial perseroan tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berada pada tingkat sangat solid. Angka 24,7 persen menempatkan MNC Bank pada posisi permodalan yang tebal dibandingkan kebutuhan minimum regulator.
Selain itu, dalam tiga tahun terakhir perseroan mencatatkan tren pertumbuhan aset positif yang mencerminkan perkembangan bisnis dan kepercayaan nasabah.
"Saya ingin menyampaikan kepada seluruh nasabah, mitra, dan masyarakat bahwa MNC Bank adalah bank yang memiliki fondasi permodalan yang kuat dan terus berkomitmen untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan," kata Yudi dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).
CAR 24,7 persen memberi MNC Bank ruang lebih lebar untuk menyalurkan kredit tanpa mengorbankan kecukupan modal. Bagi bank berkategori KBMI 1, rasio setinggi itu tergolong konservatif dan menjadi bantalan ketika biaya kredit naik atau tekanan likuiditas muncul.
Yudi menegaskan komitmen pertumbuhan tetap diarahkan pada jalur produktif, bukan ekspansi aset yang mengorbankan kualitas.
Dari sisi profitabilitas, kinerja laba MNC Bank pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang baik. Manajemen menilai capaian tersebut mencerminkan komitmen mengembangkan bisnis secara produktif dan berkelanjutan.
"Dari sisi profitabilitas, kinerja laba MNC Bank pada tahun 2025 juga menunjukkan peningkatan yang baik. Hal ini mencerminkan komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis secara produktif dan berkelanjutan," tegas Yudi.
Perseroan tidak merinci besaran laba maupun pertumbuhan aset dalam keterangan tersebut. Investor yang ingin menelusuri angka lengkap dapat merujuk pada laporan keuangan BABP yang dipublikasikan di kanal keterbukaan informasi BEI.
Kinerja positif dan komitmen pelayanan perseroan turut membuahkan pengakuan industri. MNC Bank meraih penghargaan sebagai The 2nd Best Bank kategori KBMI 1 pada 2025.
Pada 2026, perseroan juga mendapat predikat The 2nd Best Mobile Banking dalam ajang Infobank-Isentia Digital Brand Awards. Penghargaan itu menyasar sisi layanan digital, kanal yang makin menentukan daya saing bank kecil dalam merebut nasabah ritel.
Rasio modal yang tebal memberi ruang bagi perseroan untuk menyerap risiko tanpa perlu menambah modal dalam waktu dekat. Namun tanpa rincian angka laba dan pertumbuhan aset, gambaran utuh kinerja BABP baru terbaca dari laporan keuangan kuartalan.
Bagi nasabah, indikator yang perlu dipantau tetap sama: kualitas kredit, likuiditas, dan konsistensi layanan digital yang menjadi dasar penghargaan terbaru perseroan.