NATUNA — Dari sembilan cabang olahraga yang telah menyumbang medali, gulat menjadi kontributor terbesar dengan delapan medali: satu perak dan tujuh perunggu. Barongsai menyusul dengan tiga medali (satu emas, dua perunggu), sedangkan sepak takraw menyumbang satu emas.
Dua medali perak Natuna berasal dari gulat dan tenis meja. Adapun medali perunggu lainnya disumbangkan akuatik, atletik, biliar, bulutangkis, dan catur, masing-masing satu medali. Total, kontingen Natuna mengikuti sekitar 23 cabang olahraga pada Porprov tahun ini.
Ketua KONI Kabupaten Natuna Fahmi menegaskan perjuangan kontingen belum berakhir. Sejumlah cabang olahraga masih bertanding hingga penutupan Porprov pada 8 November 2026.
"Harapan kami para atlet kita masih bisa menambah perolehan medali di ajang Porprov ini," ungkap Fahmi.
Fahmi meminta atlet yang masih bertanding menjaga konsentrasi, semangat, dan kondisi fisik. Menurutnya, perolehan sementara merupakan hasil kerja keras, persiapan, dan semangat kompetitif para atlet.
Fahmi juga mengajak masyarakat Kabupaten Natuna memberikan dukungan dan doa kepada para atlet yang berjuang di Tanjungpinang. Dukungan itu dinilai menjadi energi tambahan bagi kontingen di sisa pertandingan.
"Kami berharap kerja keras para atlet, ditambah dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Natuna, dapat memberikan hasil yang maksimal bagi kontingen Kabupaten Natuna di Porprov Kepri 2026," harapnya.
Porprov VI Kepri 2026 berlangsung delapan hari, mulai 1 hingga 8 November 2026, dengan Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah. Bagi Natuna, keikutsertaan di ajang ini menjadi tolok ukur hasil pembinaan olahraga daerah.
Perolehan medali masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring berlangsungnya pertandingan di cabang-cabang lainnya. Kontingen Natuna diharapkan menjaga momentum hingga penutupan Porprov.