Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menjalin kolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan guna meningkatkan keahlian teknis masyarakat setempat. Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan pelatihan berbasis fasilitas yang tersedia di Balai Latihan Kerja (BLK) Natuna.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Indra Joni, dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, menjelaskan bahwa pihaknya mengusulkan sejumlah program pelatihan yang didukung sarana dan prasarana BLK Natuna. Menurut dia, pelaksanaan kegiatan akan menyesuaikan dengan fasilitas yang telah dimiliki daerah.
“Kami bekerja sama dengan BBPVP Medan, dan pelaksanaannya disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang kami miliki,” ucap dia.
Dalam skema kolaborasi tersebut, BBPVP Medan bertanggung jawab mengalokasikan anggaran pelaksanaan kegiatan, termasuk pembiayaan akomodasi peserta serta kebutuhan pendukung lainnya. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan keterampilan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) BLK Natuna, Raja Antoni, menambahkan bahwa kerja sama antara kedua pihak telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Namun, pada 2025 pelatihan tidak dapat dilaksanakan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
“Karena efisiensi anggaran pada 2025, pelatihan tidak dilaksanakan,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa pada 2026 kegiatan pelatihan kembali direncanakan untuk digelar. BBPVP Medan telah memberikan persetujuan prinsip dengan meminta kelengkapan administrasi sebagai bagian dari persiapan teknis pelaksanaan.
“Usulan pelatihan sudah kami kirim sejak 2025, dan kami juga telah diminta mengirimkan nama pejabat pembuat komitmen (PPK),” ujar dia.
Saat ini, BLK Natuna memiliki empat program pelatihan utama, yakni jahit, teknik listrik, otomotif, dan pengelasan. Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan lahirnya tenaga kerja terampil yang siap terserap di dunia kerja maupun mampu berwirausaha secara mandiri.
Indra Joni juga menyampaikan apresiasi atas dukungan BBPVP Medan dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Natuna. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
“Kami mengapresiasi BBPVP Medan yang telah banyak membantu dalam menciptakan masyarakat dengan keahlian khusus,” ujar dia.