BINTAN — Suara takbir menggema di sepanjang jalan utama Kota Tanjungpinang dan sekitarnya pada malam takbiran. Warga berbondong-bondong turun ke jalan, mengendarai motor dan mobil yang dihias semarak, menciptakan pemandangan yang meriah di Kabupaten Bintan.
Ratusan motor dan puluhan mobil hias ikut serta dalam konvoi keliling kota. Setiap kendaraan dihias dengan lampu hias, ornamen khas Lebaran, dan pengeras suara yang terus mengumandangkan takbir. Jalan-jalan protokol dipadati warga yang ikut merayakan momen tersebut.
Suasana Meriah Sepanjang Jalan Protokol
Kemacetan sempat terjadi di beberapa titik akibat padatnya arus kendaraan. Namun, warga tetap antusias mengikuti iring-iringan. Anak-anak hingga orang dewasa terlihat duduk di atas bak mobil pikap atau di jok motor sambil melambaikan tangan.
Tak sedikit warga yang memilih berhenti di pinggir jalan untuk menyaksikan arak-arakan. Beberapa titik seperti simpang lampu merah dan pusat keramaian menjadi tempat berkumpulnya warga yang ingin menikmati kemeriahan malam takbiran.
Tradisi Tahunan yang Tak Pernah Sepi
Malam takbiran di Bintan sudah menjadi tradisi tahunan yang dinantikan. Setiap tahun, jumlah peserta terus bertambah. Tahun ini, jumlah kendaraan yang ikut serta meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
Warga setempat menyebut bahwa momen ini menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. Selain konvoi, beberapa kelompok juga mengadakan takbir keliling dengan berjalan kaki sambil membawa obor dan beduk.
Apa yang Membuat Malam Takbiran di Bintan Istimewa?
Keunikan malam takbiran di Bintan terletak pada partisipasi warga yang sangat tinggi. Tidak hanya anak muda, orang tua dan anak-anak pun ikut meramaikan. Hiasan kendaraan yang kreatif menjadi daya tarik tersendiri.
Polisi dan petugas keamanan setempat turut berjaga di sepanjang jalur konvoi untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keamanan. Hingga tengah malam, suasana masih terdengar riuh dengan lantunan takbir dari berbagai penjuru kota.