Sebanyak 17 clean sheet kini dikoleksi Teja Paku Alam setelah membantu Persib Bandung menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta, Senin (4/5/2026). Catatan ini menyamai rekor nirbobol terbanyak dalam satu musim sekaligus menandai penampilan ke-100 sang kiper bersama Maung Bandung. Kemenangan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut menjaga asa juara Pangeran Biru di Super League 2025/2026.
Persib Bandung memetik poin penuh saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 Super League 2025/2026. Skor tipis 1-0 sudah cukup bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk mengamankan posisi di klasemen. Namun, sorotan utama tertuju pada performa Teja Paku Alam yang tampil tanpa cela di bawah mistar gawang sepanjang 90 menit.
Rekor 17 Clean Sheet Tercipta di GBLA
Keberhasilan menjaga gawang tetap perawan dalam laga kontra PSIM membuat Teja Paku Alam menyamai rekor clean sheet terbanyak dalam satu musim kompetisi. Penjaga gawang asal Sumatera Barat ini sekarang mengantongi 17 laga tanpa kebobolan. Statistik ini menjadi bukti nyata konsistensi lini pertahanan Persib musim ini.
Sepanjang pertandingan, Teja tampil sigap menghalau sejumlah peluang tim tamu. Ketenangannya dalam mengantisipasi bola udara dan memotong serangan balik lawan menjadi kunci kemenangan tipis Persib. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Seremoni Jersey Nomor 100 dari Umuh Muchtar
Laga melawan PSIM Yogyakarta juga menjadi tonggak sejarah pribadi bagi Teja. Ia resmi mencatatkan penampilan ke-100 bersama Persib di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Teja kini masuk dalam daftar elit sebagai pemain ke-16 yang mampu menembus angka 100 pertandingan sejak era Liga Super Indonesia dimulai.
Sebelum peluit sepak mula dibunyikan, manajemen memberikan apresiasi khusus di tengah lapangan. Manajer Persib, Umuh Muchtar, secara simbolis menyerahkan jersey bernomor punggung 100 kepada Teja. Penghargaan ini diberikan atas loyalitas dan kontribusi besar sang pemain sejak pertama kali bergabung dengan skuad Pangeran Biru.
Ambisi Juara di Atas Pencapaian Individu
Meski baru saja memecahkan rekor ganda, Teja Paku Alam memilih untuk tetap membumi. Ia menegaskan bahwa statistik individu bukan menjadi fokus utamanya saat ini. Baginya, keberhasilan tim mengangkat trofi di akhir musim jauh lebih berharga daripada catatan clean sheet maupun jumlah penampilan.
"Gelar juara bersama Persib tetap menjadi prioritas utama di atas segala rekor pribadi," ujar Teja Paku Alam setelah pertandingan.
Kemenangan di pekan ke-31 ini memberikan modal kepercayaan diri tinggi bagi Persib untuk menatap sisa kompetisi. Fokus tim kini beralih pada upaya mempertahankan tren positif demi mengunci gelar juara Super League musim ini. Peran Teja di bawah mistar akan kembali diuji pada laga-laga krusial berikutnya.