BATAM — Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi merata di Kepulauan Riau pada Selasa (12/5/2026). Peringatan ini berlaku untuk seluruh wilayah, mulai dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, hingga Natuna.
BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam menyebut fenomena pola siklonik di Natuna menjadi pemicu utama. Kondisi ini menyebabkan pertemuan massa udara (konvergensi) dan perlambatan kecepatan angin di atas langit Kepri.
Faktor lain yang memperparah kondisi adalah aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia. Fenomena ini secara signifikan mendukung pembentukan awan hujan di kawasan tersebut.
Wilayah Mana Saja yang Paling Berpotensi?
Secara umum, langit Kepri sepanjang hari diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat. Namun, peringatan kali ini berbeda dari hari-hari sebelumnya karena mencakup seluruh wilayah tanpa terkecuali, terutama pada pagi dan siang hari.
- Batam dan Tanjungpinang: Hujan petir diprediksi terjadi pada siang hari.
- Bintan: Hujan petir pada siang hari, kemudian berubah menjadi hujan ringan pada malam hari.
- Karimun: Hujan ringan diprakirakan merata dari pagi hingga malam hari.
- Lingga, Anambas, dan Natuna: Hujan petir diprediksi pada siang hari.
Yang Perlu Diwaspadai Warga
BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan pada rentang pagi hingga siang.
Warga di pesisir dan wilayah perairan juga diminta waspada terhadap kemungkinan peningkatan tinggi gelombang akibat pengaruh pola siklonik di Natuna. Nelayan dan operator kapal kecil sebaiknya menunda pelayaran jika kondisi cuaca memburuk.