Pencarian

Disnakertrans Kepri Beberkan Alasan Lulusan Sekolah Sulit Dapat Kerja: Bukan Cuma Soal Keahlian

Jumat, 15 Mei 2026 • 12:22:01 WIB
Disnakertrans Kepri Beberkan Alasan Lulusan Sekolah Sulit Dapat Kerja: Bukan Cuma Soal Keahlian
Disnakertrans Kepri jelaskan lowongan kerja jadi faktor utama sulitnya lulusan sekolah mendapat pekerjaan.

TANJUNGPINANG — Banyak lulusan sekolah di Kepri bingung kenapa lamaran kerja mereka tak kunjung diterima. Disnakertrans Kepri punya jawabannya. Faktor pertama yang menentukan bukanlah ijazah atau sertifikat keahlian, melainkan ketersediaan lowongan kerja.

“Pertama, harus ada lowongannya dulu. Walau keahlian setinggi langit, jika pabrik tidak butuh orang, mereka tidak akan bisa masuk,” ujar Kabid Pelatihan Disnakertrans Kepri, Suryadi, kepada Harian Kepri.

Prioritas Perusahaan: Lowongan, Baru Keahlian

Setelah lowongan tersedia, barulah perusahaan melihat faktor kedua: pengalaman kerja. Suryadi menjelaskan, rekam jejak kedisiplinan dan sikap calon pekerja dinilai lebih dulu sebelum keahlian teknis.

“Kondisi paling bahaya yaitu saat orang tidak punya keahlian, kompetensi, pengalaman, dan lowongan kerja sedang sepi,” tegasnya.

BLK dan Job Fair: Dua Ekosistem Berbeda

Suryadi menekankan pentingnya pemahaman bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) dan Job Fair memiliki fungsi yang berbeda. BLK berfokus mencetak keahlian, sementara Job Fair menjadi jembatan penempatan kerja.

“Pahami bahwa BLK dan Job Fair itu ekosistem berbeda. BLK mencetak keahlian, sementara Job Fair memberikan kesempatan penempatan kerja,” tambahnya.

BLK disebut sebagai wujud hadirnya negara untuk memberikan pelatihan gratis bagi masyarakat ekonomi lemah. Mereka bisa mendapatkan modal berupa sertifikat keahlian tanpa biaya.

Pemagangan Jadi Kunci bagi Pencari Kerja Pemula

Bagi lulusan yang belum memiliki pengalaman sama sekali, program pemagangan menjadi solusi yang didorong Disnakertrans. Pemerintah juga fokus mendatangkan perusahaan langsung ke BLK untuk merekrut lulusan pelatihan.

Proses rekrutmen dilakukan melalui sistem wawancara atau kerja sama langsung antara BLK dan perusahaan. “Pemerintah terus menggencarkan Job Fair dan pelatihan BLK, untuk menyiapkan orang kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja,” pungkas Suryadi.

Bagikan
Sumber: hariankepri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks