NATUNA — Disdikbud Kabupaten Natuna memastikan tidak ada calon siswa yang tertinggal dalam proses penerimaan murid baru tahun depan. Untuk itu, dua jalur pendaftaran resmi dibuka: secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).
Akses Internet Tak Merata, Jalur Luring Jadi Solusi
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Natuna, Umar Wirahadi, mengatakan kebijakan ini lahir dari kondisi geografis Natuna yang berbentuk kepulauan. Tidak semua desa memiliki jaringan internet yang stabil.
"Kami ingin memastikan seluruh calon peserta didik bisa mengakses layanan pendaftaran dengan lebih mudah," ujar Umar di Natuna, Kamis.
Bagi orang tua atau wali yang kesulitan mengakses layanan digital, Disdikbud menginstruksikan setiap sekolah menyediakan operator SPMB. Calon siswa cukup datang langsung ke sekolah tujuan untuk dibantu proses pendaftaran.
Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Target
Selain memperluas jangkauan, penerapan dua metode ini juga bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penerimaan murid baru. Dengan sistem daring, data pendaftar tercatat otomatis dan bisa diawasi secara langsung.
"Bagi orang tua atau wali anak yang merasa tidak bisa mendaftar atau belum mengerti bisa langsung ke sekolah, karena di sekolah juga sudah tersedia operator SPMB," kata Umar.
Jadwal Lengkap SPMB 2026 di Natuna
SPMB untuk jenjang SD dan SMP di bawah naungan Pemkab Natuna akan dimulai pada 1 Juli hingga 4 Juli 2026. Setelah pendaftaran ditutup, tahapan verifikasi dan validasi dokumen dijadwalkan pada 6–7 Juli 2026.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 8 Juli 2026. Seluruh proses diharapkan berlangsung efektif, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.