TANJUNGPINANG — Program Kampung CERIA tidak hanya menyasar lingkungan yang bersih dan sehat. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi keluarga, mendorong inovasi warga, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat kelurahan.
Peran Kader sebagai Motor Penggerak
Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, menekankan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak di tengah masyarakat. Menurutnya, kader harus menjadi contoh nyata dalam mewujudkan perubahan positif.
“Peran kader PKK sangat penting sebagai penggerak sekaligus contoh di tengah masyarakat dalam mewujudkan perubahan yang positif,” ujar Weni dalam sambutannya, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Administrasi Tertib Kunci Keberhasilan Program
Weni juga menyoroti aspek administrasi organisasi. Ia menilai, tanpa administrasi yang tertib dan terstruktur, capaian program sulit diukur. Dengan administrasi yang baik, setiap kegiatan dapat dipantau, dievaluasi, dan diketahui manfaatnya bagi warga.
“Oleh karena itu, saya berharap seluruh kader PKK dapat terus meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan administrasi agar program-program yang dijalankan semakin efektif, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sosialisasi untuk Perkuat Kapasitas Kelembagaan
Sosialisasi yang digelar di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang itu dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang, Handayani. Kegiatan ini menjadi ajang penguatan kapasitas kelembagaan bagi para pengurus dan kader PKK.
TP PKK Kota Tanjungpinang menilai kader memiliki peran strategis sebagai pelaksana program di lapangan. Karena itu, penguatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan Kampung CERIA ke depan.