BATAM — Momen pergantian tahun Hijriah di Kota Batam tahun ini terasa berbeda. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tidak hanya menyampaikan sambutan seremonial, tetapi juga membacakan puisi karyanya sendiri berjudul “Jabal Uhud” di hadapan ribuan jemaah yang memadati Masjid Agung Raja Hamidah, Senin (15/6/2026) malam.
Puisi tersebut, menurut Amsakar, lahir dari perenungan mendalam selama berada di Tanah Suci usai menunaikan ibadah haji. Lewat bait-baitnya, ia menggambarkan heroisme para sahabat Nabi Muhammad SAW dalam Perang Uhud, termasuk keteguhan iman Hamzah bin Abdul Muthalib dan Talhah bin Ubaidillah yang melindungi Rasulullah.
“Mataku berkaca, menangkap sejuta makna. Ternyata mampuku tak seujung kuku pun dari ikhtiarmu,” ucap Amsakar menutup pembacaan puisinya, disambut gemuruh tepuk tangan dari jemaah.
Momentum Introspeksi dan Perbaikan Diri
Dalam sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi. “Apa yang kemarin kita lakukan hendaknya dapat kita tingkatkan pada masa yang akan datang. Dan apa yang menjadi kelemahan, hendaknya dapat kita perbaiki,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa semangat hijrah bukan sekadar pergantian kalender, melainkan dorongan untuk perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat dan tugas pelayanan publik. Secara khusus, Amsakar mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemko Batam dan BP Batam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Imbauan Jaga Silaturahmi dan Hindari Narasi Negatif
Amsakar juga mengimbau tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen untuk terus memperkuat silaturahmi dan menjaga keharmonisan sosial. Menurutnya, masyarakat perlu meninggalkan narasi yang kontraproduktif dan lebih mengedepankan gagasan yang mendorong kemajuan daerah.
“Pada 1 Muharram 1448 Hijriah ini, saya berharap kita semua dapat menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan,” katanya.
Tausiah dan Hiburan Religi
Acara Tablig Akbar yang digelar Pemko Batam itu juga dimeriahkan dengan tausiah oleh Ustaz Abdil Muhadir yang mengulas makna hijrah sebagai proses perubahan. Penampilan artis religi nasional Veve Zulfikar Asy-Syaibani turut menambah kekhidmatan acara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, unsur Forkopimda, serta kepala OPD di lingkungan Pemko Batam.