Pencarian

Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan Lebat di Pulau Bintan, BMKG Keluarkan Peringatan Rob hingga 23 Juni 2026

Senin, 22 Juni 2026 • 21:03:01 WIB
Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan Lebat di Pulau Bintan, BMKG Keluarkan Peringatan Rob hingga 23 Juni 2026
Hujan lebat melanda Pulau Bintan akibat pengaruh Siklon Tropis Mekkhala.

TANJUNGPINANG — Hujan yang mengguyur Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan sejak pukul 02.30 WIB, Senin, dipastikan akibat pengaruh Siklon Tropis Mekkhala. Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, menjelaskan siklon yang bergerak di perairan timur laut Filipina itu membentuk aliran massa udara yang melintasi Kepri.

“Keberadaan siklon ini menciptakan daerah pertemuan angin atau konvergensi di sekitar Pulau Bintan,” kata Hayu dalam keterangan resmi, Senin.

Hujan Bergantian dan Potensi Angin Kencang

Hayu menyebutkan hujan terjadi secara bergantian dengan intensitas yang bervariasi sejak dini hari. Kondisi itu dipicu oleh pertumbuhan awan konvektif yang didukung oleh kelembapan udara tinggi dan suhu muka laut yang hangat.

Suhu muka laut di wilayah Kepri tercatat berkisar antara 30 hingga 31 derajat Celsius dengan anomali positif 0,5 hingga 1,5 derajat Celsius. “Kelembapan udara di lapisan bawah hingga menengah tetap tinggi, sehingga potensi hujan masih ada,” ujarnya.

Untuk tiga hari ke depan, BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Pulau Bintan. Masyarakat diminta waspada terhadap petir dan angin kencang, terutama pada dini hari hingga pagi serta siang hari.

Peringatan Rob di Pesisir Tanjungpinang

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob yang berpotensi terjadi hingga 23 Juni 2026. Wilayah pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya menjadi titik yang paling rawan terdampak.

“Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat,” imbau Hayu.

Ketinggian gelombang laut di perairan Pulau Bintan diprakirakan masih dalam kategori tenang hingga rendah, yakni berkisar antara 0,1 hingga 1,25 meter.

Pengaruh Siklon Berangsur Menurun

Seiring pergerakan Siklon Mekkhala ke arah barat laut hingga utara, daerah konvergensi dan aliran massa udara diprakirakan bergeser menjauhi Pulau Bintan. “Pengaruh faktor cuaca regional terhadap Kepri akan berangsur berkurang,” kata Hayu.

Meski demikian, potensi hujan dengan cakupan lokal masih tetap ada karena kondisi atmosfer yang masih lembap dan labil. BMKG mengimbau masyarakat memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG atau laman resmi BMKG.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks