Pencarian

Safari Magrib GEMMA di Masjid Al-Amin Tanjungpinang, Kemenag dan BAZNAS Bagikan Sembako ke Warga Kampung Bulang

Jumat, 17 Juli 2026 • 11:36:31 WIB
Safari Magrib GEMMA di Masjid Al-Amin Tanjungpinang, Kemenag dan BAZNAS Bagikan Sembako ke Warga Kampung Bulang
Kementerian Agama dan BAZNAS Tanjungpinang bagikan paket sembako kepada warga Kampung Bulang dalam Safari Magrib GEMMA di Masjid Al-Amin.

TANJUNGPINANG — Gerakan Memakmurkan Masjid dan Musala (GEMMA) kembali menyasar Masjid Al-Amin di Kampung Bulang, Tanjungpinang Timur. Kali ini, Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tanjungpinang menggelar Safari Magrib yang dirangkai dengan pembagian paket sembilan bahan pokok kepada warga sekitar.

Dari Salat Berjemaah hingga Bantuan Sosial

Rangkaian acara dimulai dengan salat Magrib berjemaah. Setelah itu, panitia menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ditutup dengan tausiah dan ramah tamah bersama jemaah masjid.

Kepala Kantor Kemenag Tanjungpinang, Erizal, mengatakan fungsi masjid tidak boleh dibatasi hanya sebagai tempat salat. Menurutnya, masjid juga harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, dan kegiatan sosial yang memperkuat solidaritas antarwarga.

Erizal: Kemakmuran Masjid Bukan Soal Megahnya Bangunan

“Masjid adalah tempat yang mempersatukan hati umat. Dari sinilah lahir semangat berbagi, saling menguatkan, dan membangun masyarakat yang religius, rukun, serta penuh kepedulian. Melalui GEMMA, kita berharap masjid semakin hidup dengan berbagai aktivitas ibadah dan pembinaan umat,” ujar Erizal dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa kemakmuran masjid tidak diukur dari kemegahan arsitektur, melainkan dari seberapa aktif kegiatan ibadah, majelis ilmu, zikir, dan aksi sosial yang berjalan di dalamnya.

Kisah Sya’ban: Pelajaran tentang Ketulusan Beramal

Dalam tausiahnya, Erizal menyampaikan kisah Sya’ban, sahabat Rasulullah SAW yang dikenal rajin salat berjemaah di Masjid Nabawi. Meski rumahnya jauh, ia tetap berjalan kaki demi mendapatkan saf terdepan. Menjelang wafat, Sya’ban justru menyesal karena rumahnya tidak lebih jauh—agar pahala langkahnya bertambah. Ia juga menyesal pernah bersedekah dengan pakaian bekas dan tidak memberikan seluruh roti serta susu yang dimilikinya kepada seorang pengemis.

“Kisah Sya’ban mengajarkan bahwa amal saleh jangan dilakukan setengah-setengah. Ketulusan dan keikhlasan menjadi ukuran kemuliaan seseorang di sisi Allah SWT, bukan kedudukan ataupun harta,” kata Erizal.

GEMMA Diharapkan Hidupkan Masjid sebagai Pusat Peradaban

Melalui Safari Magrib GEMMA, Kemenag dan BAZNAS Tanjungpinang berharap semangat memakmurkan masjid terus tumbuh. Selain memperkuat keimanan dan ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masjid menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan umat di Tanjungpinang.

Bagikan
Sumber: kepriraya.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks