TANJUNGPINANG — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat meninjau implementasi digitalisasi pembelajaran melalui Papan Interaktif Digital (PID) di SMP Negeri 16 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dalam kunjungannya, ia masuk ke ruang belajar untuk melihat langsung bagaimana teknologi itu digunakan dalam proses mengajar.
“Digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari realisasi program pemerintah untuk menghadirkan proses belajar yang lebih cepat, efektif, dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik,” kata Atip. Menurutnya, pembelajaran kini bergeser dari sekadar penyampaian materi menjadi pengalaman belajar yang lebih nyata. “Anak-anak tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat, mengamati, dan memahami konsep secara lebih nyata,” ujarnya.
Dari Hafalan Menuju Pemahaman Konsep
PID memungkinkan peserta didik terlibat langsung dalam proses belajar. Mereka bisa menjawab soal, mengecek hasil jawaban secara real-time, berdiskusi, dan berinteraksi dengan materi yang ditampilkan. Pembelajaran tidak berhenti pada hafalan, tetapi mendorong pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis.
Salah satu contoh konkret disampaikan oleh Guru Biologi SMP Negeri 16 Tanjungpinang, Yolanda. Ia menjelaskan bahwa materi tata surya yang sebelumnya sulit divisualisasikan kini bisa dieksplorasi secara virtual melalui PID. “Siswa tidak mungkin mengamati planet secara langsung. Tapi dengan papan interaktif, mereka bisa menjelajahi ruang angkasa,” katanya. Hal yang sama berlaku pada materi sel biologi yang abstrak — objek dapat diputar, diperbesar, dan diamati dari berbagai sudut dengan visualisasi tiga dimensi.
Guru: PID Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa
Yolanda menambahkan, penggunaan media pembelajaran digital juga meningkatkan motivasi belajar. “Siswa yang biasanya pasif sekarang menjadi lebih percaya diri tampil di depan saat guru memberikan kuis melalui papan interaktif,” ucapnya. Ia menyebut bahwa media interaktif mampu membuat mereka lebih antusias dalam belajar.
Pemerintah sendiri terus mendorong digitalisasi sekolah sebagai bagian dari transformasi pendidikan. Kunjungan Wamendikdasmen ke Tanjungpinang menjadi salah satu upaya memastikan program berjalan sesuai harapan di daerah.