Pencarian

BYD M6 EV Generasi Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Jarak Tempuh Tembus 450 Kilometer

Jumat, 31 Juli 2026 • 04:04:31 WIB
BYD M6 EV Generasi Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Jarak Tempuh Tembus 450 Kilometer
BYD M6 EV generasi terbaru resmi diperkenalkan di ajang GIIAS 2026, Kamis (30/7/2026).

KEPULAUAN RIAUPT BYD Motor Indonesia resmi memperkenalkan BYD M6 EV terbaru di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Kamis (30/7/2026). Model ini menjadi penyegaran dari MPV listrik pertama BYD yang diperkenalkan secara global di Indonesia pada 2024. Kini, jarak tempuh BYD M6 EV melonjak menjadi 450 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Peluncuran ini melengkapi lini BYD M6 yang telah memiliki varian Dual Mode (DM) sejak Mei 2026. Dengan demikian, satu model BYD M6 kini hadir dalam dua pilihan teknologi: murni listrik (EV) dan hybrid plug-in (DM). Perusahaan menyebut strategi ini sebagai pendekatan New Energy Vehicle (NEV) untuk menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam.

Dua Teknologi dalam Satu Model: EV untuk Kota, DM untuk Antarkota

BYD menjelaskan, teknologi EV menawarkan pengalaman berkendara tanpa emisi dengan efisiensi tinggi. Teknologi ini cocok untuk mobilitas harian di perkotaan. Sementara teknologi Dual Mode mengusung konsep Electric-First, di mana motor listrik menjadi penggerak utama dan mesin bensin bekerja otomatis saat dibutuhkan untuk memperpanjang jarak tempuh.

Teknologi DM dikemas dalam filosofi GASS: Gesit, Adaptif, Senyap, dan Super Irit. BYD merancangnya agar sesuai dengan karakter mobilitas Indonesia, baik untuk penggunaan di perkotaan maupun perjalanan lintas wilayah. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyebut kehadiran dua pilihan ini memberi fleksibilitas bagi konsumen.

"Ada konsumen yang siap sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari. Namun, ada pula yang membutuhkan fleksibilitas lebih untuk perjalanan jarak jauh maupun lintas wilayah," ujar Luther dalam keterangan resmi.

Penjualan BYD di Indonesia Tembus 26.000 Unit, M6 DM Kebanjiran Pesanan

Sepanjang semester pertama 2026, BYD bersama DENZA membukukan penjualan lebih dari 26.000 unit di Indonesia. Angka ini setara dengan pangsa pasar sekitar 35 persen dari total penjualan kendaraan energi baru nasional. Menariknya, lebih dari 4.000 unit pesanan BYD M6 DM telah diterima dari berbagai wilayah di Indonesia dalam periode yang sama.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menegaskan Indonesia merupakan pasar strategis bagi BYD. "Melalui strategi New Energy Vehicle yang menggabungkan Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM), kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan. Harapannya, semakin banyak masyarakat Indonesia dapat beralih ke kendaraan energi baru sesuai kebutuhan mereka," ujar Eagle Zhao.

Ekosistem BYD Makin Luas, Pangsa Pasar EV Nasional Naik Drastis

BYD mencatat, sebelum perusahaan hadir di Indonesia pada 2024, pangsa pasar kendaraan listrik nasional masih di bawah 1 persen. Kini, angka tersebut telah melampaui 22 persen. Pertumbuhan ini berjalan seiring perluasan jaringan BYD yang telah mencapai lebih dari 100 titik dari barat hingga timur Indonesia, mencakup layanan penjualan dan purna jual.

Secara global, BYD mencatat penjualan lebih dari 1,8 juta kendaraan energi baru pada semester pertama 2026. Hampir 790 ribu unit di antaranya berasal dari penjualan ekspor, naik 68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Juli 2026, BYD juga menjadi produsen otomotif pertama di dunia yang melampaui 17 juta penjualan kumulatif kendaraan energi baru.

Bagikan
Sumber: langit7.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks