Pemkab Natuna Batalkan Upacara HUT Ke-24 Kepri di Halaman Kantor Bupati, Indeks Udara 105 Kategori Tidak Sehat

Penulis: Binsar Gultom  •  Jumat, 25 September 2026 | 09:01:02 WIB
Peserta upacara HUT Ke-24 Kepri tetap berfoto bersama dengan pakaian kurung Melayu meski kegiatan dibatalkan.

NATUNA — Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto menyatakan pembatalan upacara dilakukan karena kegiatan itu melibatkan banyak orang di ruang terbuka. Indeks udara di Natuna berada di angka 105, jauh dari ambang aman untuk aktivitas luar ruangan berskala besar.

Laporan pembatalan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan disetujui. Peserta upacara sebelumnya sudah bersiap di lokasi, bahkan telah mengenakan pakaian kurung Melayu yang ditetapkan sebagai busana resmi peringatan HUT Kepri.

Indeks Udara 105 dan Asap Kiriman dari Kalimantan

Kualitas udara Natuna terdampak kabut asap dari wilayah lain, termasuk asap kiriman dari Kalimantan yang sedang mengalami kebakaran hutan dan lahan. Kondisi itu membuat pemerintah daerah menilai upacara di halaman kantor bupati berisiko bagi kesehatan peserta.

"Kita laporkan bahwa indeks udara di Natuna tidak sehat, berada di angka 105," ujar Boy.

Menurut Boy, kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama pemerintah daerah untuk tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak orang di ruang terbuka. Ia menyebut aktivitas luar ruangan sebaiknya dikurangi selama kualitas udara masih tidak sehat.

"Dengan kualitas udara seperti ini, sangat tidak disarankan untuk melakukan upacara atau aktivitas di luar rumah," ucapnya.

Peserta Tetap Berfoto dengan Pakaian Kurung Melayu

Meski upacara dibatalkan, para peserta tetap mengabadikan momen dengan berfoto bersama menggunakan pakaian kurung Melayu yang telah mereka kenakan. Tidak ada rangkaian pengganti yang disebutkan dalam pembatalan tersebut.

Boy menegaskan pembatalan ini merupakan langkah antisipasi pemerintah daerah untuk menjaga kesehatan masyarakat dan seluruh peserta kegiatan.

"Ini juga untuk mengantisipasi terhadap kesehatan bersama," ujar Sekda.

Imbauan bagi Warga Natuna

Pemerintah Kabupaten Natuna mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Imbauan berlaku hingga kondisi udara kembali membaik.

Warga yang hendak beraktivitas di luar diminta memantau perkembangan kualitas udara harian. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan pemilik penyakit pernapasan perlu lebih waspada selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Natuna.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top