NATUNA — Personel Satpolairud Polres Natuna turun langsung ke Pelabuhan Pering pada Minggu (2/8/2026) untuk membagikan Bendera Merah Putih kepada nelayan yang baru kembali melaut maupun yang tengah bersiap beraktivitas. Kegiatan yang digelar serentak dengan Polsek jajaran ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menanamkan nilai kebangsaan di pulau-pulau terdepan Indonesia.
Kasat Polairud Ipda GK. Sembiring menyampaikan bahwa jajarannya ingin memastikan semangat kemerdekaan dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sehari-hari bekerja di laut.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan semangat kemerdekaan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para nelayan yang menjadi garda terdepan di wilayah perbatasan. Mengibarkan Merah Putih adalah wujud cinta kepada bangsa sekaligus pengingat bahwa kita memiliki tanggung jawab bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Polsek di Wilayah Binaan
Pembagian bendera dilakukan secara serentak oleh Bhabinkamtibmas bersama Polsek jajaran Polres Natuna di masing-masing wilayah binaan. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang tersebar di gugusan pulau-pulau Natuna.
Personel tidak hanya menyerahkan bendera, tetapi juga berdialog langsung dengan para nelayan. Mereka diajak untuk mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan sekaligus simbol persatuan bangsa.
Merah Putih di Ujung Utara Indonesia
Bagi masyarakat Natuna, bendera negara memiliki makna lebih dalam dari sekadar simbol. Di kawasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, berkibarnya Merah Putih menegaskan kedaulatan Indonesia di wilayah perairan.
Kehadiran Satpolairud di tengah kesibukan para nelayan diharapkan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari titik paling utara.
Melalui aksi ini, Satpolairud Polres Natuna menegaskan komitmennya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga semangat kebangsaan di Ujung Utara Indonesia.