KARIMUN — Gelaran Kapolres Karimun Cup dan Kejurkab PBSI Karimun 2026 resmi berakhir setelah mempertandingkan kategori usia binaan hingga U-17 serta ganda putra dewasa. Turnamen yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menyediakan total hadiah Rp10 juta bagi para pemenang.
Penutupan berlangsung Jumat (14/8/2026) sore, dihadiri Wakil Bupati Karimun Rocky M Bawole serta jajaran pengurus PBSI Kabupaten Karimun. Wakapolres Karimun Kompol Heri Sujati mewakili Kapolres Karimun secara resmi menutup rangkaian pertandingan.
Reva-Riko Kampiun Ganda Dewasa, Persaingan Ketat di Empat Hari
Pasangan Reva dan Riko dari PB KBC sukses mengamankan posisi puncak nomor ganda putra dewasa. Mereka mengungguli Shakir dan Zandi dari Puslat PBSI Karimun yang harus puas sebagai runner-up.
Peringkat ketiga ditempati pasangan Bob dan Kasma dari BRK Syariah, disusul Amri dan Amrullah dari PB Akses di posisi keempat. Persaingan di nomor ini berlangsung sengit sejak babak awal hingga partai final.
Akbar Chaidir dan Kinanti Putri Tampil Menonjol di Sektor Usia Muda
Muhammad Akbar Chaidir dari PB IBC menjadi yang terbaik di tunggal anak-anak putra U-13. Ia mengungguli Shandy Kelvin Julio dari PB Meteor, sementara Ashley Wilfredo Chan dan Helinson Willen Seusng, keduanya dari PB IBC, melengkapi posisi ketiga dan keempat.
Pada tunggal pemula putra U-15, Clayden Ritchie Ang (PB IBC) keluar sebagai juara. Ia diikuti Muhammad Syafiq Harahap (PB IBC), Muhammad Ilham (PB KBC), dan Dyvint (PB Buru) yang masing-masing menempati posisi runner-up hingga keempat.
Sektor tunggal remaja putri U-17 menjadi milik Kinanti Putri Kinasih dari PB KBC. Gelar ini diraih setelah ia melewati perlawanan Shindy Putri Karlina (PB Meteor), Restya Hanisa Putri (PB IBC), dan Erin Giovanni (PB IBC).
Di tunggal remaja putra U-17, Albert Phang (PB KBC) berdiri di podium tertinggi. Posisi kedua menjadi milik Akif Afwan (PB Rabasa), disusul Shakir Nathan Emeraldiasya (PB JBE) dan Reva Nurul Hidayat (PB KBC).
Turnamen Bukan Sekadar Gelar, tapi Ruang Pembinaan Atlet
Ketua Panitia Pelaksana Ipda Omkenedi menegaskan ajang ini dirancang lebih dari sekadar perebutan trofi. Ia menyebut turnamen menjadi sarana pembinaan atlet muda sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat persatuan dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81,” ungkapnya.
Kompol Heri Sujati menambahkan, keberhasilan turnamen diukur dari kolaborasi seluruh elemen yang terlibat. Ia mengapresiasi panitia, PBSI, sponsor, wasit, tenaga medis, tim pengamanan, relawan, atlet, hingga masyarakat yang berpartisipasi aktif.
“Keberhasilan sebuah kegiatan bukan hanya diukur dari megahnya penyelenggaraan, tetapi juga dari semangat kebersamaan, kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, keberhasilan turnamen ini merupakan keberhasilan kita bersama,” ujar Heri.
Pesan untuk Para Juara: Prestasi Butuh Proses Panjang
Kepada para atlet yang meraih podium, Kompol Heri mengingatkan bahwa kemenangan yang diraih bukanlah hasil instan. Ia menyebut medali dan piala adalah buah dari latihan, kerja keras, pengorbanan, disiplin, serta doa yang tidak pernah putus.
Ia berharap capaian ini menjadi pijakan bagi para atlet untuk terus berkembang dan mampu mengharumkan nama Karimun di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Sementara bagi peserta yang belum meraih podium, setiap pertandingan adalah bagian dari proses membentuk mental dan karakter juara.
Berakhirnya turnamen ini menjadi catatan positif bagi pembinaan bulutangkis di Karimun. Dari lapangan Indo Badminton Hall, lahir juara-juara baru yang diharapkan tidak berhenti pada kemenangan hari ini, tetapi terus tumbuh membawa nama Kabupaten Karimun ke panggung yang lebih tinggi.