TANJUNGPINANG — Peran pengawas sekolah di Kepulauan Riau tengah bertransformasi. Mereka tidak lagi sekadar sosok yang ditakuti kepala sekolah, melainkan mitra strategis yang menjadi jembatan informasi antara kondisi riil di lapangan dengan pemerintah daerah dan DPRD.
Hal ini ditegaskan dalam Pelatihan Pendampingan Pengawas Sekolah Tahun 2026 yang digelar APSI Kabupaten Bintan di Plaza Hotel Tanjungpinang. Kegiatan yang berlangsung tiga hari ini diikuti pengawas dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK.
Mengubah Paradigma Lama Pengawas Sekolah
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, yang membuka acara tersebut menekankan pentingnya pergeseran paradigma. Menurutnya, pengawas masa kini harus tampil sebagai kunci perubahan, bukan momok bagi sekolah.
"Keberadaan pengawas sekolah tidak hanya menjadi momok yang menakutkan bagi kepala sekolah, tetapi harus menjadi kunci perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah," tegas Dewi Ansar dalam sambutannya.
Dewi menambahkan, posisi pengawas sangat strategis karena mereka memegang data dan informasi akurat dari lapangan. Informasi tersebut nantinya menjadi dasar bagi pemerintah daerah maupun DPRD dalam merumuskan kebijakan dan solusi pendidikan yang tepat sasaran.
Lima Peran Wajib Pengawas Modern
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, mengingatkan para pengawas untuk menguasai lima peran penting dalam tugas sehari-hari. Kelima peran itu adalah pengawasan, pembinaan, motivasi, pemantauan, dan solutif.
Aspek solutif menjadi sorotan utama. Pengawas dituntut mampu memberikan jalan keluar atas persoalan yang dihadapi sekolah, bukan sekadar menemukan kesalahan.
Ketua APSI Kabupaten Bintan, Syahrizal, menjelaskan materi pelatihan dirancang khusus dengan mengacu pada regulasi terbaru Kementerian Pendidikan. "Kegiatan ini merupakan Pelatihan Pendampingan Pengawas Sekolah yang sesuai dengan Perdirjen Nomor 4831 dan Model Kompetensi Perdirjen GTK Nomor 7328. Tujuannya jelas, memperkuat kompetensi untuk menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik," ujarnya dalam laporan.
Bintan Wilayah Kedua di Kepri
Pelaksanaan pelatihan di Bintan ini merupakan yang kedua di Provinsi Kepulauan Riau. Sebelumnya, agenda serupa sukses digelar di Kota Batam.
Langkah ini menunjukkan penguatan kapasitas pengawas sekolah berjalan berkesinambungan antarkabupaten/kota di Kepri. Dengan bekal regulasi terbaru dan lima peran modern tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di daerah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun mendatang.