Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Serukan Nilai Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Penulis: Topan Lubis  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:39:06 WIB
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura yang memimpin jalannya upacara menyampaikan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI di hadapan ribuan peserta, mulai dari unsur Forkopimda, TNI/Polri, akademisi, pelajar, hingga tokoh masyarakat.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam mempersatukan bangsa Indonesia yang majemuk. Di tengah berbagai tantangan global dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang bersatu dalam keberagaman,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Wagub Nyanyang.

Bukan Sekadar Seremoni Tahunan

Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi, bukan sekadar agenda seremonial belaka. Nilai-nilai Pancasila diminta terus hidup dan menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Wagub Nyanyang menyampaikan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, disrupsi informasi, dan dinamika geopolitik, Pancasila berfungsi sebagai jangkar moral bangsa. “Nilai-nilai musyawarah, mufakat, kemanusiaan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal utama bangsa dalam berkontribusi menciptakan perdamaian dunia,” ujarnya membacakan amanat.

Peran Nyata Indonesia di Kancah Global

Amanat Kepala BPIP yang dibacakan Wagub juga menyoroti kontribusi Indonesia di tingkat internasional. Disebutkan bahwa Indonesia telah menunjukkan peran nyata melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan PBB, partisipasi aktif dalam berbagai forum global, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan dan konflik.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat karena persatuannya, dan kokoh oleh nilai-nilai kemanusiaannya,” demikian penutup amanat tersebut.

Generasi Muda Didorong Jadikan Pancasila Ideologi Hidup

Kepala BPIP melalui amanat yang dibacakan Wagub Nyanyang secara khusus mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air.

Para pemimpin di semua tingkatan juga diingatkan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan senantiasa berorientasi pada keadilan sosial, melindungi seluruh lapisan masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah Kolonel Pnb Agus Rohimat, unsur Forkopimda Kepri, para staf ahli, asisten, kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, pimpinan perguruan tinggi, serta kepala SMA/SMK/SLB se-Kota Tanjungpinang. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: kepriprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top