Pencarian

PLN dan BPS Validasi 90.629 Data Pelanggan Listrik di Tanjungpinang

Selasa, 05 Mei 2026 • 22:48:01 WIB
PLN dan BPS Validasi 90.629 Data Pelanggan Listrik di Tanjungpinang
Petugas PLN melakukan verifikasi data pelanggan listrik di Tanjungpinang dalam program DTSEN.

TANJUNGPINANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau bersinergi dengan PT PLN (Persero) melakukan pemeriksaan lapangan terhadap 90.629 pelanggan listrik di Kota Tanjungpinang. Program bertajuk pengumpulan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ini bertujuan memperkuat akurasi data kelistrikan nasional.

Humas BPS Kepri, Resa Surya Utama, menjelaskan bahwa kolaborasi ini melibatkan pembagian peran yang spesifik antarinstansi. BPS bertanggung jawab menyiapkan infrastruktur pendataan mulai dari server, sistem monitoring, hingga pelatihan dan pendampingan pengawasan bagi tenaga lapangan.

"BPS dan PLN telah bekerja sama dalam kegiatan pemeriksaan lapangan (ground check) pengguna PLN, guna memperkuat validitas data kelistrikan nasional," kata Resa di Tanjungpinang, Selasa.

Petugas Meterman PLN Lakukan Verifikasi Hingga Agustus 2026

Proses verifikasi di lapangan sepenuhnya dijalankan oleh petugas meterman dari PLN. Kegiatan pendataan ini direncanakan berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak Maret hingga Agustus 2026 mendatang.

Resa mengimbau warga Tanjungpinang untuk kooperatif saat petugas datang berkunjung ke rumah. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kelancaran dan ketepatan waktu penyelesaian program DTSEN di ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, memerinci bahwa puluhan ribu sasaran validasi tersebut tersebar di beberapa wilayah layanan. Hingga April 2026, realisasi pemeriksaan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungpinang Kota menunjukkan progres yang cukup signifikan.

Capaian Validasi di Wilayah ULP Tanjungpinang Kota

Berdasarkan data operasional terbaru, ULP Tanjungpinang Kota mencatat realisasi pemeriksaan lapangan sebesar 71,86 persen dari target bulanan. Dari sasaran 12.327 pelanggan pada periode ini, sebanyak 8.859 rumah tangga telah berhasil diverifikasi oleh petugas.

Secara keseluruhan, ULP Tanjungpinang Kota mengelola 37.532 pelanggan tarif rumah tangga, baik sistem prabayar maupun pascabayar. Hingga saat ini, total progres validasi di wilayah tersebut telah menyentuh angka 23,60 persen.

"Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, PLN mengerahkan 14 petugas lapangan dengan beban kerja rata-rata 2.680 pelanggan per petugas," ungkap Rully.

Progres Pendataan di Wilayah ULP Bintan Centre

Tantangan berbeda terlihat di wilayah PLN ULP Bintan Centre yang memiliki jumlah pelanggan rumah tangga lebih besar, yakni mencapai 53.097 pelanggan. Hingga April 2026, pemeriksaan lapangan di wilayah ini terealisasi sebanyak 4.789 pelanggan.

Angka tersebut setara dengan 27,08 persen dari target bulanan yang dipatok sebesar 17.682 pelanggan. Saat ini, capaian terhadap total target di wilayah Bintan Centre berada pada posisi 9,01 persen.

Rully menyebutkan ada delapan petugas yang dikerahkan khusus untuk wilayah ini. Setiap petugas memikul tanggung jawab melakukan verifikasi terhadap rata-rata 6.637 pelanggan selama periode program berlangsung.

Keamanan Pelanggan dan Dukungan Pemerintah Daerah

Guna menjamin kenyamanan warga, setiap petugas lapangan dibekali dengan surat tugas resmi dari BPS dan mitra pelaksana. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi penipuan atau gangguan keamanan selama proses verifikasi data berlangsung.

Pelaksanaan DTSEN ini juga diperkuat dengan payung hukum berupa surat edaran Gubernur Kepri yang ditujukan kepada bupati dan wali kota di seluruh provinsi. Selain itu, pihak kelurahan telah menerima surat pemberitahuan resmi untuk disosialisasikan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat guna mendukung perumusan kebijakan energi nasional yang lebih tepat sasaran," pungkas Rully.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks