TANJUNGPINANG — Andi Ampa Djaya menjadi salah satu dari 20 finalis yang masih bertahan dalam seleksi ketat Pemilihan Duta Bahasa Kepri 2026. Ajang yang digelar oleh Balai Bahasa Provinsi Kepulauan Riau ini menjaring puluhan peserta dari berbagai daerah seperti Tanjungpinang, Batam, Bintan, dan Karimun.
Bekal Multitalenta: Pantun Nasional hingga Tiga Bahasa Asing
Andi bukan peserta biasa. Mahasiswa UMRAH ini sudah mengantongi prestasi sebagai juara lomba berbalas pantun tingkat pelajar dan mahasiswa secara nasional. Tak hanya itu, ia fasih berbahasa Inggris, Arab, dan Spanyol. Kemampuan lain yang ia miliki meliputi berceramah agama Islam, menjadi imam salat di masjid, hingga mahir bermain gitar.
“Yang pasti, saat ini dari UMRAH masih ada tujuh orang yang tersisa. Lainnya dari UIB, Poltek Batam dan Bintan. Tapi, saya optimistis jadi yang terbaik,” ujar Andi.
Karantina dan Pembekalan Menuju Malam Puncak
Saat ini, seluruh finalis tengah menjalani masa karantina. Mereka mendapat pembekalan berupa penyusunan proposal krida hingga bimbingan kebahasaan lainnya. Proses seleksi yang telah dilalui sangat ketat, mulai dari pemberkasan, penilaian talenta, hingga uji kemahiran berbahasa Indonesia.
Malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, 21 Mei 2026, di Alltrue Hotel, Jalan Gudang Minyak, Tanjungpinang.
Semangat Martabatkan Bahasa di Tengah Globalisasi
Dalam unggahan media sosialnya, Andi menegaskan bahwa keikutsertaannya bukan sekadar kompetisi. Ia membawa misi memartabatkan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing di tengah arus globalisasi.
“Ini adalah langkah kecil menuju dampak yang lebih besar. Mohon doa dan dukungannya, karena setiap langkah hari ini adalah bagian dari perubahan untuk masa depan,” tulisnya.
Dukungan dari KKSS Kepri: Hadiah Khusus untuk Andi
Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kepri, Ady Indra Pawennari, turut memberikan perhatian khusus. Ia menyiapkan hadiah khusus apabila Andi berhasil keluar sebagai juara. Menurut Ady, prestasi Andi menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Bugis di Kepulauan Riau.
“Andi ini sosok pemuda berbakat yang patut jadi teladan bagi anak muda seusianya. Selain multi talenta, anaknya juga rajin membantu orang tuanya bertani,” tuturnya.