BATAM — Empat pelajar dari Pulau Karas, Pulau Galang, dan Pulau Terung kini sudah dalam perjalanan ke Surabaya. Mereka adalah bagian dari 34 penerima beasiswa Pemkot Batam yang lolos seleksi masuk ITS dan Polibatam untuk tahun akademik mendatang.
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Batam John Hendri mengatakan program ini merupakan hasil kerja sama dengan dua kampus tersebut. Tujuannya, membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari luar daratan Batam.
Jurusan yang Dipilih: Sesuai Kebutuhan Industri Batam
John menjelaskan, jurusan yang dipilih para penerima beasiswa tidak sembarangan. Semua disesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam saat ini.
Beberapa program studi yang diminati antara lain:
- Teknologi Rekayasa Pembangkit Listrik
- Logistik Perdagangan Internasional
- Rekayasa Keamanan Siber
- Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi
Biaya Hidup dan Asrama Ditanggung Penuh
Pemkot Batam tidak hanya membayarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) para mahasiswa. Biaya asrama dan biaya hidup juga ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah kota.
"Di asrama juga ada pembinaan dari kampus yang seluruh biayanya ditanggung Pemkot Batam, khusus untuk mahasiswa hinterland," kata John saat dihubungi di Batam, Kamis.
Besaran bantuan biaya hidup dibedakan antara mahasiswa yang kuliah di ITS Surabaya dan Polibatam. Hal ini mempertimbangkan perbedaan lokasi dan standar biaya di masing-masing kota.
Kebijakan Baru untuk Warga Luar Daratan
John menambahkan, program beasiswa bagi pelajar hinterland ini tergolong baru. Sosialisasi perdana baru dilakukan pada Mei 2026 lalu.
Sementara itu, proses seleksi untuk program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu masih berlangsung. Program ini diperuntukkan bagi lulusan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang diterima di Polibatam dan Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Persyaratan penerima beasiswa antara lain merupakan warga Batam yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga, lulusan SMA di Batam, serta terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan desil 1 hingga 4.
Beasiswa Prestasi: 173 Mahasiswa Tersebar di 7 PTN Ternama
Di luar program hinterland, Pemkot Batam juga terus menjalankan beasiswa prestasi. Program ini sudah berjalan beberapa tahun dan hasilnya cukup signifikan.
Pada 2026, sebanyak 13 pelajar Batam diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di tujuh perguruan tinggi negeri ternama di Pulau Jawa. Total penerima beasiswa prestasi hingga saat ini mencapai 173 mahasiswa yang tersebar di UI, ITB, ITS, Unpad, IPB, Undip, dan UGM.