Pencarian

Kecepatan Ferry Batam–Singapura Berbeda di Dua Perjalanan, Penumpang Keluhkan Waktu Tempuh Malam Hari

Sabtu, 11 Juli 2026 • 22:02:01 WIB
Kecepatan Ferry Batam–Singapura Berbeda di Dua Perjalanan, Penumpang Keluhkan Waktu Tempuh Malam Hari
Penumpang ferry Batam–Singapura alami perbedaan kecepatan perjalanan pagi dan malam hari.

BATAM — Dua pengalaman berbeda dirasakan penumpang ferry cepat rute Batam–Singapura dalam sehari. Perjalanan pagi dari Harbour Bay menuju HarbourFront berjalan lancar dan tiba sesuai jadwal. Namun, perjalanan balik pada malam hari menyisakan tanda tanya.

Seorang penumpang yang duduk di samping jurnalis HMS melontarkan komentar spontan saat mesin kapal akhirnya meraung kencang. “Nah… ini baru kapal dengan kecepatan penuh,” ujarnya sambil menggerutu.

Perlambatan di Alur Pelayaran Sentosa

Sejak meninggalkan HarbourFront pukul 19.00 waktu Singapura, kapal bergerak dengan kecepatan relatif rendah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal diwajibkan mematuhi batas kecepatan sekitar 5 knot selama masih berada di alur cruise center Singapura hingga keluar menuju Western Anchorage.

Saat melintasi kawasan Pulau Sentosa, perhatian tertuju pada situasi di anjungan. Dari arah sana terdengar panggilan kepada salah seorang untuk segera naik. Tak lama berselang, sistem pengeras suara menyampaikan instruksi singkat, “Coba di-check.”

Konfirmasi Awak Kapal: Tidak Ada Kendala

Untuk memastikan kondisi, jurnalis HMS mengonfirmasi kepada awak kapal yang berjaga di pintu keluar bagian belakang. Awak kapal menjelaskan bahwa kapal belum dapat melaju lebih cepat karena masih berada di alur. Ketika ditanya apakah terdapat kendala teknis, awak tersebut menjawab singkat bahwa tidak ada masalah.

Beberapa saat kemudian suara mesin mulai meningkat dan kapal perlahan menambah kecepatan. Saat itu haluan kapal telah mengarah menuju Batu Ampar. Namun, hingga kapal melakukan penyeberangan Selat Singapura, laju kapal masih belum mencapai kecepatan penuh.

Kecepatan Penuh Baru Tercapai Beberapa Menit Kemudian

Baru beberapa menit berselang, suara mesin meraung jauh lebih tinggi, menandakan kapal berjalan dengan kecepatan normal. Menjelang memasuki kawasan labuh Batu Ampar, kapal kembali mengurangi kecepatan sebagai prosedur sandar. Tepat sekitar pukul 19.20 WIB, kapal merapat dengan aman di dermaga penumpang Harbour Bay.

Perjalanan tersebut memunculkan pertanyaan yang layak mendapat penjelasan dari operator kapal. Apakah durasi pelayaran Singapura–Batam pada malam itu masih dalam batas operasional normal? Apakah perlambatan semata-mata akibat kepadatan lalu lintas dan pembatasan kecepatan di alur, atau terdapat faktor operasional lain yang tidak memengaruhi aspek keselamatan?

Bagikan
Sumber: hmstimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks