TANJUNGPINANG — Penambahan jadwal ini berlaku khusus pada akhir pekan dan Senin untuk rute Johor Bahru–Tanjungpinang. Dari Malaysia, kapal berangkat pukul 09.45 dan 15.45 setiap Sabtu, Minggu, dan Senin. Sementara untuk perjalanan sebaliknya dari Tanjungpinang ke Johor Bahru, jadwal keberangkatan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu pukul 07.00 dan 13.45.
“Perubahan ini sebagai upaya kami untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan melalui pintu masuk Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang,” ujar Rusna, Direktur Marina Ferry, dalam keterangan resminya.
Dukungan Biaya BBM Agar Tiket Bersaing dengan Batam
Rusna menambahkan, pihaknya sangat berharap ada dukungan dari pemerintah daerah terkait beban harga minyak. Menurutnya, hal itu akan membuat harga tiket Marina Ferry lebih kompetitif dibandingkan pelabuhan di Batam yang selama ini menjadi pintu masuk utama wisatawan Malaysia ke Kepri.
“Kita sangat berharap dukungan dari pemerintah agar beban harga minyak bisa dibantu agar harga tiket kita bisa bersaing dengan Batam,” ungkap Rusna. Saat ini, Marina Ferry beroperasi dalam konsorsium bersama dua perusahaan pelayaran lainnya.
Asita: Wisatawan Malaysia Suka Sejarah dan Kuliner Lokal
Ketua Asita Tanjungpinang, Sapril Sembiring, menyambut baik perubahan jadwal ini. Menurutnya, akses transportasi yang lebih fleksibel menjadi kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Malaysia yang saat ini permintaannya tengah meningkat.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas perubahan jadwal ferry dari dan ke Johor Bahru ini,” kata Sapril. Ia menekankan bahwa pasar wisatawan Malaysia saat ini sedang bagus dan permintaannya terus naik.
Sapril merinci, wisatawan Malaysia umumnya tertarik pada sejarah, budaya, kearifan lokal, kuliner, dan belanja. Ia mendorong agar promosi dan infrastruktur destinasi wisata di Tanjungpinang terus dibenahi. “Kita harus meningkatkan upaya promosi dan membenahi infrastruktur dan destinasi wisata yang kita punya,” tambahnya.
Dari Satu Trip Jadi Dua Trip di Akhir Pekan
Sebelumnya, Marina Ferry hanya melayani satu kali perjalanan setiap hari untuk rute Johor Bahru–Tanjungpinang. Dengan adanya perubahan jadwal ini, kapal bisa melayani dua trip pada hari-hari tertentu. Hal ini dinilai akan memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung ke Tanjungpinang dan Bintan tanpa harus transit di Batam.
Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang menjadi pintu masuk utama bagi wisatawan Malaysia yang hendak menuju pusat kota Tanjungpinang atau melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata Bintan. Dengan tambahan jadwal ini, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin meningkat.