Pencarian

Bantuan Pangan Pangersa Bandung Cair September 2026 untuk 1.832 Keluarga

Rabu, 09 September 2026 • 06:22:01 WIB
Bantuan Pangan Pangersa Bandung Cair September 2026 untuk 1.832 Keluarga
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan bantuan pangan Pangersa secara simbolis kepada penerima manfaat di Kelurahan Sarijadi, Sukasari, Selasa (8/9/2026).

KEPULAUAN RIAU — Pemkot Bandung memastikan penyaluran program Pangersa menyasar kelompok yang benar-benar membutuhkan. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut program ini merupakan tindak lanjut arahan presiden agar bantuan pangan daerah disalurkan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

“Presiden melalui para menterinya sudah memberikan perintah kepada pemerintah daerah agar menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan,” ujar Farhan saat penyerahan simbolis di Gedung Serba Guna RW 03, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Selasa (8/9/2026).

Besaran Bantuan: Sembako Segar, Bukan Uang Tunai

Berbeda dari bansos tunai, Pangersa menyalurkan komoditas pangan segar hasil pertanian. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat paket berisi beras 5 kilogram, ikan 6-8 ekor, satu ekor ayam, telur 15 butir, dan sayuran.

Dari total 1.832 penerima, rinciannya adalah 1.232 keluarga rawan pangan dan 600 keluarga berisiko stunting. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar memastikan seluruh bahan pangan lolos pemeriksaan keamanan sebelum disalurkan.

Syarat Penerima dan Prioritas Sasaran

Program ini tidak menyasar semua warga. Ada dua kategori penerima yang ditetapkan berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) Kota Bandung:

  • Keluarga yang mengalami kerawanan pangan dan masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-4.
  • Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang memiliki balita dengan indikasi stunting.

Prioritas diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penetapan penerima dilakukan berbasis data, lalu diverifikasi dan divalidasi oleh perangkat kewilayahan.

Cara Cek Status dan Jadwal Penyaluran

Pemkot Bandung tidak membuka pendaftaran mandiri untuk program ini. Penetapan penerima dilakukan oleh tim verifikasi di tingkat kelurahan hingga RW berdasarkan data DTSEN dan FSVA.

Warga yang masuk kategori rentan dapat menanyakan statusnya ke petugas kelurahan, puskesmas, atau kader RW setempat. Penyaluran hari pertama berlangsung di Kecamatan Sukasari, dan akan menyusul ke kecamatan lainnya secara bertahap.

Pejabat DKPP Kota Bandung menegaskan program ini juga disertai edukasi pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) kepada penerima manfaat.

Kanal Pengaduan dan Waspada Penipuan

Warga yang merasa berhak namun belum menerima bantuan dapat melapor ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung atau melalui musyawarah kelurahan. Pemkot Bandung mengingatkan proses penyaluran tidak dipungut biaya apa pun.

Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mengaku bisa memasukkan nama calon penerima dengan imbalan tertentu. Informasi resmi program dapat diakses melalui kanal komunikasi Pemkot Bandung dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks