ANAMBAS — Olivia Patrilisa masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. Namun di lapangan sepak takraw Porprov VI Kepri, bocah asal Desa Air Sena, Kabupaten Kepulauan Anambas, itu dipercaya mengisi posisi tekong, pemain yang bertugas menyervis bola ke area lawan.
Penampilannya di GOR Bintan Center, Tanjungpinang, sejak hari pertama dan kedua pertandingan langsung menarik perhatian penonton. Banyak yang menyoraki namanya dari luar lapangan: "Oliv, Oliv, ayo Oliv tetap semangat."
Termuda di Antara Pemain Kabupaten/Kota Se-Kepri
Di antara peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau, Olivia berada di usia paling muda. Posturnya kecil dan mungil, berbeda jauh dari pesepak takraw lain yang rata-rata lebih dewasa.
Karena itu pula penulis yang memantau langsung pertandingan menyebutnya sebagai "anak ajaib" dari Desa Air Sena. Setiap angka yang diperolehnya disambut aplaus penonton.
Tak hanya kawan setim yang akrab menyapanya. Beberapa lawan tandingnya juga tampak akrab dengan Olivia di sela pertandingan.
Penonton dari Tanjungpinang hingga Karimun Ikut Memuji
Dari pantauan penulis, penonton asal Tanjungpinang dan Karimun ikut memuji penampilan Olivia. Aksi bocah itu disebut membuat penonton bergemuruh dan kagum.
Keberaniannya bermain di level yang jauh lebih tinggi dari usianya menjadi sorotan tersendiri di perhelatan Porprov VI Kepri. Posisi tekong yang ia isi menuntut ketenangan dan akurasi servis, bukan perkara mudah bagi pemain sekecil itu.
KONI Anambas Diminta Serius Membina Sang Talenta
Penulis yang juga pegiat pembentukan Provinsi Kepri, Syahzinan, menyampaikan saran kepada Pemerintah Daerah dan KONI Kabupaten Kepulauan Anambas. Menurutnya, Olivia Patrilisa harus benar-benar diperhatikan, dipoles, dan dijaga sebagai aset olahraga sepak takraw masa depan.
Persaingan meraih prestasi di cabang sepak takraw dinilai semakin ketat. Pembinaan sejak usia dini menjadi kunci agar talenta seperti Olivia tidak berhenti di ajang daerah.
Porprov VI Kepri sendiri berlangsung 1–8 November 2026 di Tanjungpinang. Cabang sepak takraw diikuti kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau, termasuk Anambas yang mengirim Olivia dalam rombongannya.