Pencarian

Hutama Karya Buka-bukaan Trase Tol Bukittinggi–Sicincin ke Warga Padang Pariaman

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 09:07:31 WIB
Hutama Karya Buka-bukaan Trase Tol Bukittinggi–Sicincin ke Warga Padang Pariaman
Hutama Karya memaparkan gambaran awal trase Tol Bukittinggi–Sicincin kepada wali nagari dan tokoh masyarakat Padang Pariaman.

KEPULAUAN RIAU — PT Hutama Karya (Persero) memaparkan gambaran awal trase dan aspek teknis Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Bukittinggi–Sicincin kepada wali nagari, niniak mamak, dan tokoh masyarakat Padang Pariaman, Senin (26/10). Prasosialisasi digelar sebelum tahapan formal pengadaan tanah dimulai. Ruas ini disebut bakal memangkas ketergantungan pada jalur Lembah Anai, Sitinjau Lauik, dan Malalak yang rawan terganggu bencana.

Padang Pariaman, Sumatera Barat — Pemerintah melalui Hutama Karya menempuh jalur dialog lebih dulu sebelum urusan tanah bergulir. Dalam forum di Kantor Bupati Padang Pariaman, direksi BUMN konstruksi itu membeberkan rencana trase dan aspek teknis ruas Bukittinggi–Sicincin yang masih dalam tahap perencanaan. Hadir Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, serta perangkat daerah setempat.

Melanjutkan Ruas yang Sudah Beroperasi

Ruas Bukittinggi–Sicincin dirancang menyambung Jalan Tol Padang–Sicincin yang kini sudah beroperasi. Posisinya menjadi bagian koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Padang dengan Pekanbaru.

Penugasan pembangunan JTTS kepada Hutama Karya mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 beserta perubahannya. Untuk ruas ini, statusnya belum masuk konstruksi — masih di tahap perencanaan.

Prasosialisasi Jadi Pintu Masuk Pengadaan Tanah

Forum dialog diposisikan sebagai jembatan menuju persiapan pengadaan tanah. Rangkaiannya mencakup pemberitahuan rencana pembangunan, pendataan awal lokasi, dan konsultasi publik sesuai ketentuan yang berlaku.

Ujung dari proses itu adalah penerbitan Penetapan Lokasi (Penlok) oleh Gubernur Sumatra Barat. Rincian bidang tanah akan didalami bersama pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan Kementerian ATR/BPN sebelum disampaikan bertahap ke masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para pemangku kepentingan memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai rencana pembangunan, sementara tahapan selanjutnya akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan kewenangan instansi terkait," jelas Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro.

Mengapa Jalur Baru Dibutuhkan

Konektivitas Padang–Bukittinggi selama ini bertumpu pada tiga jalur: Lembah Anai, Sitinjau Lauik, dan Malalak. Medannya menantang, dan sebagian pernah terganggu saat bencana.

Ruas Bukittinggi–Sicincin direncanakan menembus kawasan Bukit Barisan melalui terowongan. Konsekuensinya, keselamatan menjadi perhatian utama — baik selama konstruksi maupun saat tol beroperasi.

Pilihan rekayasa jalan itu menjelaskan mengapa pembebasan lahan dan sosialisasi dilakukan hati-hati. Warga nagari perlu tahu lebih dulu jalur mana yang akan dilewati sebelum pendataan bidang tanah bergulir.

Kaitannya dengan Prioritas Pemerintah

Proyek ini dikaitkan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Misi ketiga menyangkut penciptaan lapangan kerja berkualitas dan kelanjutan pembangunan infrastruktur.

Sementara penghimpunan aspirasi dari tingkat nagari disebut selaras dengan misi keenam, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi.

Bagi Hutama Karya, ruas Bukittinggi–Sicincin menambah daftar pekerjaan koridor JTTS di sisi barat Sumatera. Namun karena masih berstatus perencanaan, belum ada angka investasi maupun jadwal konstruksi yang dipublikasikan dalam forum tersebut.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks