BATAM — Dua puluh satu hari setelah uji coba terbatas, Pemko Batam akhirnya meluncurkan 19 unit bus baru Trans Batam dan memastikan seluruh transaksi di halte hanya bisa dilakukan melalui QRIS Tap. Kebijakan ini mulai berlaku pekan depan, menyasar pengguna tetap yang selama ini mengeluhkan antrean panjang akibat pembayaran tunai.
Mengapa Pemko Batam Mewajibkan QRIS Tap Sekarang?
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Selama masa uji coba, sistem pembayaran digital terbukti memangkas waktu naik-turun penumpang hingga 40 persen dibanding metode tunai. Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam menyebut bahwa kebijakan ini sekaligus mendorong transparansi pendapatan dan mengurangi risiko kebocoran.
“Kami ingin Trans Batam menjadi moda transportasi yang modern dan akuntabel. QRIS Tap adalah langkah awal,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (12/11/2024).
Spesifikasi 19 Armada Baru: Lebih Luas dan Ramah Difabel
Armada anyar ini merupakan bus medium berkapasitas 40 penumpang, dilengkapi kursi prioritas dan jalur khusus kursi roda. Tiga unit di antaranya sudah dipasangi pendingin udara ganda dan port USB di setiap kursi.
Pemko Batam mengalokasikan anggaran sekitar Rp 48 miliar untuk pengadaan 19 unit ini, bersumber dari APBD 2024. Seluruh bus akan beroperasi di koridor 1, 2, dan 4 yang melayani rute Batu Ampar–Sekupang, Nagoya–Bengkong, dan Batam Centre–Jodoh.
Apa yang Berubah Bagi Pengguna Harian?
Untuk pertama kalinya, penumpang diwajibkan mengisi saldo dompet digital atau kartu bank yang mendukung QRIS Tap sebelum naik. Di setiap halte, petugas akan membantu pengguna yang belum terbiasa dengan sistem baru ini selama dua pekan pertama.
Tarif masih Rp 5.000 untuk umum dan Rp 2.500 untuk pelajar, tanpa perubahan. Namun, pembayaran tunai hanya akan diterima di loket khusus yang tersedia di tiga terminal utama, bukan di dalam bus maupun halte kecil.
Warga Batam yang biasa membayar tunai di halte kini harus menyiapkan aplikasi pembayaran digital atau kartu bank terlebih dahulu. Pemko berjanji akan menyosialisasikan sistem ini ke 12 kelurahan terdampak dalam sepekan ke depan.