LINGGA — Kekalahan tim sepak bola Kabupaten Lingga dari Batam terjadi di Stadion Gelora Sri Tribuana Dompak, Tanjungpinang, pada laga putaran kedua Porprov VI Kepulauan Riau. Tim asuhan manajer Supardi dan pelatih Sukirman itu sebenarnya tampil mendominasi sejak peluit awal dibunyikan.
Gol Menit ke-86 Ubah Kedudukan Jadi 1-0 untuk Batam
Dominasi Lingga buyar setelah pemain muda Batam mencetak gol cepat pada menit ke-86 babak kedua. Skor 1-0 untuk keunggulan Batam bertahan hingga pertandingan berakhir.
Setelah tertinggal, ritme permainan tim Lingga sempat menurun. Para pemain kemudian meningkatkan intensitas serangan agar tidak terlena dengan keadaan, meski upaya itu tak cukup mengubah hasil akhir.
Pelatih Supardi Sebut Lingga Belum Beruntung
Pelatih tim sepak bola Kabupaten Lingga Supardi tetap memuji penampilan anak asuhnya meski belum meraih kemenangan pada laga tersebut.
"Luar biasa. Terima kasih untuk kesebelasan Kabupaten Lingga, terima kasih semua pendukung serta doa masyarakat Kabupaten Lingga. Hari ini kami belum beruntung lagi," ujar Supardi.
Supardi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung tim Lingga selama mengikuti Porprov VI Kepri 2026 di Tanjungpinang. Ia berharap tim sepak bola Lingga tampil lebih baik pada kejuaraan tahun depan.
Aziz Martindaz: Kekalahan Jadi Bahan Pembelajaran Atlet Muda
Anggota DPRD Lingga Aziz Martindaz mengaku bangga atas semangat para atlet muda Lingga, baik putra maupun putri. Menurutnya, kekalahan pada laga itu bisa dijadikan pelajaran agar para pemain tampil lebih maksimal di masa mendatang.
"Kita jadikan kekalahan hari ini sebagai pelajaran, agar adik-adik kita nanti bisa bermain dengan lebih semangat lagi," ujarnya.
Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi tim sepak bola Lingga di ajang Porprov VI Kepri. Dukungan dari masyarakat dan sejumlah pihak disebut Supardi tetap menjadi modal untuk pembinaan atlet muda Lingga ke depan.