NATUNA — Turnamen mini domino khusus insan pers tersebut digelar atas dorongan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di sela rangkaian pertandingan domino masyarakat yang sudah berlangsung sejak 2 Oktober 2026. Setiap tim terdiri dari dua orang, dan pertandingan malam itu menjadi bagian dari perayaan ulang tahun daerah yang ke-27.
Biasanya para wartawan Natuna menguji narasumber dengan pertanyaan dan mengejar keterangan untuk bahan berita. Pada malam itu, ujian yang dihadapi berbeda: membaca langkah lawan, menyusun strategi, dan menjaga kekompakan dengan pasangan masing-masing.
Mengapa Bupati Natuna Mendorong Laga Mini untuk Wartawan
Cen Sui Lan hadir menyaksikan langsung pertandingan bersama suaminya, H. Raja Mustakim, yang juga pendiri KPDN. Kehadiran keduanya menambah suasana kebersamaan di tengah para peserta.
Meja-meja domino menjadi tempat bertemunya berbagai kalangan dalam suasana santai, tanpa sekat formalitas yang biasanya menyertai agenda pemerintahan. Panitia menyiapkan laga mini ini agar insan pers ikut merasakan kemeriahan perayaan daerah lewat kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Setiap Batu Punya Arti, Setiap Langkah Menyimpan Risiko
Di meja domino, ketajaman membaca situasi menjadi modal penting. Setiap batu yang diletakkan memiliki arti, setiap keputusan menyimpan risiko, dan setiap langkah membutuhkan perhitungan.
Para pemburu berita tidak sedang mengejar tenggat pemberitaan atau menggali keterangan narasumber. Mereka dituntut membaca permainan lawan dan menjaga ritme bersama pasangan. Bagi wartawan, kesempatan seperti ini menjadi ruang untuk sejenak keluar dari rutinitas peliputan.
Keakraban Tanpa Mengaburkan Peran Pengawas Pemerintahan
Pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa olahraga rekreasi dapat menjadi sarana mempertemukan banyak pihak. Komunikasi tumbuh lewat kegiatan sederhana yang melibatkan masyarakat, tidak harus melalui rapat resmi atau agenda pemerintahan.
Meski demikian, garis penting dalam hubungan antara pemerintah dan insan pers tetap terjaga. Keakraban dalam kegiatan sosial tidak boleh mengaburkan peran wartawan sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas jalannya pemerintahan.
Pers tetap bertanggung jawab menyampaikan fakta, mengkritisi kebijakan yang perlu dievaluasi, serta memberikan ruang bagi kepentingan publik. Hubungan yang baik semestinya memudahkan komunikasi, memperlancar konfirmasi, dan membuka akses informasi, bukan membatasi sikap kritis wartawan.
Rusdi-Rojali Juara, Ketelitian Tetap Kunci
Pada akhir pertandingan, pasangan Rusdi Handika bersama Rojali keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan pasangan Heri Sonata bersama Ilham. Hasil itu menutup rangkaian laga mini yang digelar di Pantai Piwang malam itu.
Dalam domino, satu langkah keliru bisa mengubah jalannya pertandingan. Dalam dunia jurnalistik, satu fakta yang luput dapat mengubah makna sebuah berita. Permainannya berbeda, tetapi ketelitian tetap menjadi kunci di keduanya.