KEPULAUAN RIAU — Tim futsal putri Universitas Siliwangi mencatat kemenangan 26-0 atas ITB di GOR Futsal ITB, Jatinangor, Sumedang, Jumat (30/10), sekaligus memecahkan rekor margin kemenangan terbesar Campus League yang sebelumnya dipegang tim putra UNY. Hasil ini menjadi start meyakinkan Unsil di Grup E putri Regional Bandung.
Rekor lama Campus League bertahan di tangan tim futsal putra Universitas Negeri Yogyakarta, yang menang 20-1 atas Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto. Selisih 26 gol membuat catatan Unsil kini berdiri sendiri di puncak sejarah kompetisi antarkampus tersebut.
Bagi ITB, laga di GOR Futsal ITB itu adalah debut tim futsal putri mereka. Tuan rumah baru dibentuk dan langsung dihadapkan pada lawan yang tampil menekan sejak menit awal babak pertama.
Penggawa Unsil, Ayu Dian Ramadani, keluar sebagai pemain terbaik setelah menyumbang delapan gol. Catatan itu jadi kontribusi terbesar dari pesta gol tim tamu asal Tasikmalaya.
Selain Ayu, Pitriani dan Fani Tsamrotul masing-masing membukukan hat-trick. Lima pemain Unsil lainnya ikut menyumbangkan dua gol dalam kemenangan besar tersebut.
Kubu ITB memilih menerima hasil telak itu dengan kepala tegak. Kapten Rantika Hasiloan Napitupulu justru menyebut laga ini sebagai pengalaman berharga bagi tim yang baru dibentuk.
"Ini pertandingan pertama ITB dan kebetulan pertandingan pertama kami sebagai tim futsal putri. Kami sebenarnya baru dibentuk dan ini experience pertama kami. Ya, experience yang sangat menarik lah menurut kami. Persiapan sejujurnya kurang dari dua bulan," kata Rantika dikutip dari situs Campus League.
Kemenangan atas ITB menjadi modal positif bagi Unsil dalam persaingan Grup E putri Regional Bandung. Format double round robin berarti kedua tim masih punya peluang bertemu lagi di putaran kedua.
Bagi Unsil, hasil di Jatinangor menandai langkah pertama di musim perdana mereka. Bagi ITB, dua bulan persiapan jelas belum cukup menghadapi tim sekaliber Unsil, dan putaran berikutnya akan jadi ujian pembenahan skuad.